
Bola.net - Prancis akhirnya bisa kembali merayakan gelar juara Liga Champions setelah 32 tahun penantian panjang. PSG sukses menghancurkan Inter Milan 5-0 di final 2025 untuk mencatatkan nama sebagai tim Prancis kedua yang menjuarai kompetisi bergengsi ini.
Sebelum kemenangan spektakuler PSG, Olympique Marseille adalah satu-satunya wakil Prancis yang pernah menjuarai Liga Champions pada 1993. Prestasi PSG kali ini menjadi bukti bahwa sepakbola Prancis kini setara dengan kekuatan Eropa lainnya.
Dengan skuad muda berbakat pimpinan Desire Doue, PSG menampilkan permainan memukau dari awal hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi baru kekuatan Prancis di peta sepakbola Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kemenangan Dominan PSG atas Inter Milan

PSG tampil perkasa sejak menit awal dengan gol cepat Achraf Hakimi. Doue yang masih berusia 19 tahun menjadi bintang dengan mencetak dua gol dan satu assist dalam pertandingan tersebut.
Inter Milan sama sekali tak berkutik menghadapi permainan cepat dan terorganisir dari PSG. Dua gol tambahan dari Kvaratskhelia dan Mayulu di babak kedua semakin mempertegas superioritas tim asuhan Luis Enrique ini.
Pertandingan di Allianz Arena ini menjadi final Liga Champions dengan skor terbesar sejak 1994. PSG membuktikan diri sebagai tim paling dominan di Eropa musim ini.
Mengakhiri Puasa Panjang 32 Tahun
Sebelum PSG, Marseille adalah satu-satunya tim Prancis yang pernah menjuarai Liga Champions. Prestasi tahun 1993 itu ternyata harus menunggu lebih dari tiga dekade untuk bisa disamai oleh klub Prancis lainnya.
Selama 32 tahun itu, Prancis hanya bisa menyaksikan klub-klub lain seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich silih berganti mengangkat trofi. PSG sendiri beberapa kali mencapai final namun selalu gagal di akhir.
Kemenangan tahun 2025 ini menjadi pembuktian bahwa investasi besar-besaran PSG akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil menulis sejarah baru untuk sepakbola Prancis.
Kebangkitan Generasi Emas PSG
Desire Doue menjadi simbol kebangkitan PSG dengan performa luar biasa di usia muda. Pemain berusia 19 tahun ini digadang-gadang bakal menjadi masa depan klub.
Didukung pemain seperti Hakimi, Kvaratskhelia, dan Mayulu, PSG menampilkan permainan ofensif yang mematikan. Luis Enrique berhasil menciptakan tim yang seimbang antara pengalaman dan bakat muda.
Gelar ini menjadi yang pertama bagi PSG dan membuka peluang untuk mendominasi Eropa di tahun-tahun mendatang. Mereka telah membangun fondasi yang kuat untuk era kejayaan baru.
Dampak bagi Sepakbola Prancis
Kemenangan PSG ini menjadi inspirasi bagi klub-klub Prancis lainnya. Mereka membuktikan bahwa Ligue 1 mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Prestasi ini juga akan meningkatkan kepercayaan diri pemain muda Prancis. Banyak talenta lokal yang kini bermimpi bisa mengikuti jejak kesuksesan Doue dan kawan-kawan.
Bagi PSG sendiri, gelar ini menjadi pembenaran atas semua investasi dan kerja keras selama ini. Mereka kini resmi masuk dalam jajaran elit klub Eropa.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Selamat, PSG Juara Liga Champions 2024/2025!
- Desire Doue Pecahkan Rekor di Final Liga Champions: Tapi Masih Kalah dari Patrick Kluivert
- Desire Doue: Dipuji Steven Gerrad, Dilewatkan MU dan Arsenal
- Hasil Final Liga Champions 2024/2025: PSG 5-0 Inter Milan
- Ketika Nicolo Barella Meniru Blunder Maman Abdurrahman di Final Liga Champions 2024/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Istanbul dan Munich: Dua Kota, Satu Luka Nerazzurri
Liga Champions 1 Juni 2025, 17:51
-
Donnarumma dan Malam Balas Dendam yang Manis di Allianz Arena
Liga Champions 1 Juni 2025, 17:00
-
Achraf Hakimi dan Perjalanan 4 Tahun yang Penuh Ambisi
Liga Champions 1 Juni 2025, 15:57
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR