Bola.net - Polemik European Super League (ESL) masih panas-panasnya. Sebagian besar fans mengambil langkah ekstrem dengan mengkritik keras klub idola mereka.
Muncul desas-desus bahwa beberapa klub pendiri ESL mulai mempertimbangkan pengunduran diri. Meski begitu, petinggi ESL menegaskan bahwa langkah mereka tidak bisa dihentikan.
Di tengah polemik ini, Sky Sports melakukan wawancara dengan sumber internal ESL. Mereka merahasiakan namanya, yang jelas narasumber ini termasuk salah satu dari enam klub Premier League yang jadi pendiri ESL.
Wawancara ini memberikan beberapa jawaban yang ditunggu-tunggu fans. Apa itu?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Monopoli UEFA
Sumber anonim ini menegaskan satu alasan utama pembentukan ESL: Monopoli UEFA. Klub-klub top ini sudah bertahun-tahun merasa dikerjai UEFA.
UEFA memonopoli kompetisi. Klub-klub ini diperas untuk keuntungan komersil UEFA.
"UEFA sebagai penyelenggara tidak pernah mendengarkan klub dan mreka memonopoli sepak bola kompetitif," ujar si sumber anonim kepada Sky Sports.
"Faktanya, jumlah pendapatan Liga Champions tidak sebesar yang seharusnya bisa didapatkan."
Liga Champions harus berubah
Klub-klub pendiri ESL ini sudah lama menuntut perubahan sistem Liga Champions, tapi UEFA selalu tutup telinga. Di saat yang sama, kasus korupsi berulang kali terjadi di badan UEFA.
"Di saat yang sama, klub tidak punya suara atas infrastruktur dan tata kelola kompetisi [UCL]. Itu harus diubah," lanjut si narasumber.
"Liga Champions tidak cukup bagus secara komersial. Kami sudah punya cara-cara untuk mengubah itu, tapi UEFA menolak melepaskan kendali mereka," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suara 6 Klub Premier League Tinggalkan European Super League
Liga Inggris 21 April 2021, 05:45
-
Resmi! Ed Woodward Tinggalkan MU di Akhir Tahun 2021
Liga Inggris 21 April 2021, 03:50
-
Simpang Siur, Andrea Agnelli Dikabarkan Mundur dari Juventus
Liga Italia 21 April 2021, 03:21
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR