
Bola.net - Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mengakui bahwa La Dea sempat merasa tak takut pada Liverpool namun kini setelah dibantai, timnya dipaksa membumi dan introspeksi diri.
Atalanta menjamu Liverpool di matchday 3 Liga Champions 2020-21. Sang tuan rumah diperkirakan akan membuat pasukan Jurgen Klopp menjalani laga yang sulit.
Sebab Atalanta memang bukan tim abal-abal. Musim lalu mereka mencetak sejarah dengan masuk Liga Champions pertama kalinya dan langsung melaju ke babak perempatfinal.
Atalanta juga menjadi tim yang haus gol. Namun ternyata mereka takluk dengan skor telak 0-5 dari Liverpool.
Gol-gol Liverpool dicetak oleh Diogo Jota, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Jota menjadi mimpi buruk Atalanta karena ia mencetak hattrick di laga tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Atalanta yang tak Takut Liverpool
Atalanta sebelumnya meraih hasil lumayan bagus di Liga Champions. Mereka menang telak atas Midtjylland dan menahan imbang Ajax Amsterdam.
Hasil itu, kata Gian Piero Gasperini, membuat Atalanta percaya diri. Maka dari itu mereka tak takut berhadapan dengan Liverpool.
“Kami tidak takut pada Liverpool, karena kami mendapatkan dua hasil bagus, jadi tidak ada rasa takut. Kami bermain melawan Liverpool dengan kepercayaan diri yang biasa kami lakukan, yakin kami bisa membuat mereka masalah dan bertahan di bawah tekanan," ucapnya pada Sky Sport Italia.
“Sayangnya, mereka mengejutkan kami dalam hal intensitas. Saya juga pernah melihatnya sebelum musim ini di Serie A, kami tidak memiliki intensitas seperti yang kami lakukan di masa lalu dan harus sedikit mengubah gaya kami untuk mengimbanginya," tuturnya.
"Kami kesulitan untuk mempertahankan kecepatan yang kami lakukan di masa lalu, di Serie A dan Liga Champions, jadi kami perlu melakukan beberapa modifikasi dan mengubah cara kami bermain," ujar Gasperini.
Introspeksi Diri
Gian Piero Gasperini juga mengatakan Atalanta bisa bermain dengan pede karena mereka sebelumnya mampu mengatasi masalah yang terjadi saat lawan Ajax Amsterdam. Namun ia kini mengakui bahwa La Dea dipaksa membumi dan introspeksi diri akibat kekalahan dari Liverpool itu.
“Ada peringatan melawan Ajax, kami mengembalikannya ke jalur yang benar dan mungkin pantas untuk menang. Liverpool berada di level lain. Kita perlu belajar dari ini dan kemudian melihat apa yang bisa kita lakukan," ucapnya.
“Ada beberapa masalah yang kami lihat di Serie A juga, jadi kami akan merenungkannya. Kami kebobolan terlalu banyak gol, terlepas dari nilai lawannya, kami tidak mencetak banyak gol dan kami pasti tidak berlari sebanyak atau secepat itu," tuturnya.
“Seperti yang saya katakan, kami belajar dari hasil lawan Manchester City, kami mengalahkan Inter beberapa tahun lalu dan menemukan solusi setelah itu. Semoga ini bisa menjadi momen pembelajaran lainnya," tegas Gasperini.
Liverpool saat ini memuncaki klasemen Grup D Liga Champions dengan raihan sembilan poin. Atalanta sendiri turun ke posisi ketiga dengan koleksi empat poin dari tiga laga.
(Sky Sport Italia)
Baca Juga:
- Waduh, Musim Depan Mohamed Salah Absen Tiga Bulan dari Liverpool?
- Salah Dituding Tukang Diving, Eks Liverpool: John Terry Juga Sering Bereaksi Berlebihan!
- Diogo Jota Bersinar, Apakah Karir Firmino di Liverpool Sudah Tamat?
- Diogo Jota Ciamik, Trio Firmansah Jadi Trio Jomansah?
- Diogo Jota Ungkap Bagaimana Rasanya Bermain Dengan Mane dan Salah
- Mohamed Salah Bangga Samai Rekor Gol Steven Gerrard di Liga Champions
- Cetak Hattrick untuk Liverpool, Begini Perasaan Diogo Jota
- Kartu Kuning untuk Jurgen Klopp di Tengah Pesta Liverpool, Ada Masalah Apa?
- Dibantai Liverpool, Atalanta Tersakiti dan Kehilangan Senyum
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penilaian Alisson Untuk Diogo Jota: Bagus Banget!
Liga Inggris 4 November 2020, 22:46
-
Pulih, Marc-Andre ter Stegen Masuk Skuat Barcelona Lawn Dynamo Kiev
Liga Champions 4 November 2020, 21:31
-
Legenda MU Ini Akui Liverpool Merupakan Kandidat Kuat Juara Liga Champions 2020-21
Liga Champions 4 November 2020, 20:53
-
Diogo Jota Menggila Lawan Atalanta, Ini Efeknya Bagi Firmino di Liverpool
Liga Champions 4 November 2020, 19:25
-
Tantang Ferencvaros, Juventus Wajib Lanjutkan Momentum
Liga Champions 4 November 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR