
Bola.net - Antonio Conte menegaskan bahwa pertandingan sebenarnya berlangsung seimbang antara Tottenham dengan AC Milan. Pelatih asal Italia itu menyebut kekalahan timnya hanya disebabkan oleh sebuah kesalahan yang tidak perlu di babak pertama.
Tottenham menyerah saat berjumpa Milan pada pertandingan leg perdana babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/02/2023) dini hari WIB. Bertanding di San Siro, The Lilywhites kalah dengan skor tipis 0-1 lewat gol Brahim Diaz pada menit ke-7.
Tim asuhan Antonio Conte datang ke San Siro dengan berbagai masalah cedera dan hal tersebut terlihat, saat mereka kesulitan untuk menciptakan peluang mencetak gol. Tak ayal, Tottenham langsung dihukum di awal babak pertama ketika Theo Hernandez menaklukkan Cristian Romero dengan sundulannya, kemudian setelah dua penyelamatan Fraser Forster, Brahim Diaz berhasil menyundul bola melewati garis gawang.
"Itu adalah pertandingan yang intens yang dimainkan secara seimbang, sangat seimbang, kesalahan terburuk kami adalah kebobolan gol itu setelah lima menit dan saya pikir kami bisa melakukan jauh, jauh lebih baik," kata Conte kepada Mediaset.
Simak komentar sang pelatih lebih lanjut di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Harusnya Laga Berjalan Seimbang
Pelatih berusia 53 tahun juga menambahkan sejak tim tuan rumah mencetak gol, praktis Tottenham menguasai jalannya pertandingan.
Sialnya, Milan mampu bermain cukup solid terutama saat bertahan dan itu menjadi sorotan seorang Conte.
"Dari sanalah, lebih mudah bagi Milan untuk bermain lebih bertahan. Kami kesulitan menemukan ruang di antara lini pertahanan, terutama dengan pemain nomor 10 kami, tetapi saya pikir itu adalah pertandingan yang seimbang yang ditentukan oleh satu insiden," ujarnya.
Sanjung Duet Gelandang Tengah
Rossoneri yang memiliki peluang terbaik lewat Charles De Ketelaere dan Malick Thiaw yang keduanya melepaskan dua sundulan melebar. Sementara Cristian Romero beruntung terhindar dari kartu merah langsung untuk tekel kerasnya pada Sandro Tonali sesaat setelah turun minum.
Tottenham terpaksa memainkan gelandang muda Oliver Skipp dan Pape Mata Sarr sebagai starter pada laga ini dan Conte merasa penampilan mereka di sini benar-benar meningkatkan semangat mereka.
"Tidak mudah bagi siapapun untuk bermain di atmosfer seperti ini di depan 80,000 penggemar, namun saya sangat puas dengan respons mereka dan hal itu membuat saya lebih tenang untuk masa depan."
"Karena di sisa musim ini, saya rasa kami memiliki Skipp dan Sarr, ditambah dengan Hojbjerg saat ia kembali dari masa skorsing," tambahnya.
Dapat Cemoohan
Sebagai mantan pelatih Inter dan Juventus, Conte mau tidak mau mendapat cemoohan dari para penonton saat kembali ke San Siro.
Sepanjang laga, terdengar suporter Milan memberikan siulan maupun ejekan kepada eks pelatih timnas Italia ini.
"Itu adalah bagian dari permainan, apa yang dilakukan oleh para penggemar (Milan) adalah normal, saya selalu menjadi lawan mereka di Juventus dan Inter, jadi tidak bisa dihindari akan ada persaingan dan ejekan. Saya pikir itu masih dalam batas yang tepat," tegasnya.
Sumber: Mediaset
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Rekap Hasil Babak 16 Besar Liga Champions: Bayern dan AC Milan Berjaya
- Man of the Match AC Milan vs Tottenham: Malick Thiaw
- Hasil AC Milan vs Tottenham: Skor 1-0
- Merana di Liga Inggris, Cesar Azpilicueta Berharap Chelsea Lebih Beruntung di Liga Champions
- Chelsea Diperkuat Beberapa Amunisi Anyar, Edin Terzic: Sulit Mempelajari Kekuatan Mereka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Di Milan, Debutan Spurs: Kita Balas Di Kandang!
Liga Champions 15 Februari 2023, 06:35
-
Takluk di Tangan AC Milan, Bos Tottenham Sesalkan Satu Insiden yang Berakibat Fatal
Liga Champions 15 Februari 2023, 06:22
-
Jelang Duel AC Milan vs Tottenham di Liga Champions, Conte Sanjung Pioli
Liga Champions 14 Februari 2023, 18:39
-
Carlo Cudicini Ingatkan AC Milan Untuk Waspadai Tottenham Hotspur
Liga Champions 13 Februari 2023, 14:30
-
Dua Nama yang Kemungkinan Bisa Gantikan Stefano Pioli
Liga Italia 8 Februari 2023, 03:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR