- Taktik bertahan yang kerap diterapkan oleh Jose Mourinho selalu dituding menjadi penyebab performa buruk Manchester United. Tetapi bagi eks penggawa Arsenal, Charlie Nicolas, gaya bermain tersebut bisa jadi bersinar di Liga Champions.
Sejak musim lalu, nama Mourinho sering muncul dalam pemberitaan dengan balutan kritik terhadap taktiknya dari berbagai kalangan. Walaupun demikian, The Red Devils yang sukses finis sebagai runner-up membuatnya tetap aman.
Namun pada musim ini, kobaran komentar pedas semakin membesar menyusul kekalahan MU di dua laga sebelumnya. Hal itu membuat Mourinho frustrasi, terlihat dari bagaimana dirinya marah dalam konferensi pers usai melawan Tottenham hari Selasa (28/8) lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Charlie Nicholas.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bermain Bertahan di Kandang Lawan
Gaya bermain bertahan sudah menunjukkan hasil yang buruk di Premier League. Bagaimana di Liga Champions nanti? Nicholas, yang kini bekerja sebagai pandit, mengutarakan pendapatnya soal itu.
"Gaya Manchester United pada saat ini, saya tidak yakin. Peluangnya 50/50 dengan mereka dan Valencia," ujar Nicholas kepada Sky Sports.
"Liga Champions itu berbeda. Jose Mourinho bisa bermain bertahan saat bermain tandang, mencekik lawannya, dan mencuri kemenangan," lanjutnya.
Harus Tampil Apik di Premier League
Namun, agar bisa menuai hasil positif di Liga Champions, Nicholas menilai Manchester United harus bisa meraup kemenangan dalam laga-laga Premier League berikutnya. Hal itu bertujuan agar suasana di dalam tim bisa kembali kondusif
"Saya harap dia bisa mengatur kendali dan sedikit demi sedikit mengambil poin di Premier League, lalu membuat kelompok lebih fokus dan positif," tambahnya.
"Man Utd harus lolos bersama Juventus, tetapi hingga saat ini kami masih belum tahu berapa lama Jose bisa berada di sana bila hasil baik masih belum muncul," tutupnya.
Manchester United akan kembali beraksi di Premier League pada hari Minggu (2/9) mendatang, dengan Burnley sebagai lawannya. Pertandingan tersebut akan berlangsung di markas kebanggaan Burnley, Turf Moor.
Saksikan Juga Video Ini
Laga antara timnas Indonesia U-23 melawan UEA U-23 di Asian Games 2018 berakhir dengan dramatis setelah Stefano Lilipaly mencetak gol di menit-menit akhir. Ingin lihat cuplikan golnya? Silahkan buka tautan video di bawah ini.
(exp/yom)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos PSG: Ancelotti Inspirasi Saya
Liga Champions 31 Agustus 2018, 23:29
-
Ronaldo Absen di Malam Gala, Lopetegui: Saya Malas Bicara Itu!
Liga Champions 31 Agustus 2018, 22:36
-
Dikalahkan Modric, Ronaldo Marah
Liga Champions 31 Agustus 2018, 19:54
-
Pelatih PSG: Liverpool Favorit di Liga Champions
Liga Champions 31 Agustus 2018, 19:32
-
Spurs: Inter Milan Raksasa Yang Tertidur
Liga Champions 31 Agustus 2018, 18:46
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR