
Bola.net - Derby d'Italia pekan ke-25 Serie A 2025/2026 antara Inter Milan dan Juventus belum benar-benar usai. Kontroversi kartu merah Pierre Kalulu kini merembet ke ranah disipliner.
Kalulu diusir wasit pada menit ke-42 setelah menerima kartu kuning kedua dalam duel dengan Alessandro Bastoni. Insiden itu memicu tudingan diving dan memanaskan atmosfer laga.
Kemarahan kubu Juventus tidak berhenti di lapangan. Dua direktur mereka, Damien Comolli dan Giorgio Chiellini, melayangkan protes keras terhadap perangkat pertandingan.
Laporan media Italia menyebut keduanya kini berpotensi menghadapi sanksi larangan beraktivitas akibat konfrontasi dengan wasit Federico La Penna di terowongan stadion.
Konfrontasi Panas di Terowongan Stadion Meazza

Insiden terjadi saat jeda babak pertama di Stadion Meazza. Video yang viral di media sosial memperlihatkan Comolli dan Chiellini menghampiri La Penna ketika kedua tim menuju ruang ganti.
La Penna sebelumnya mengusir Kalulu, keputusan yang memicu reaksi keras dari pemain dan ofisial Bianconeri. Situasi di lorong stadion pun memanas.
Comolli disebut mencoba berkonfrontasi langsung dengan sang wasit. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, bahkan turun tangan untuk meredakan ketegangan tersebut.
Sementara itu, Chiellini juga terlihat meluapkan kekecewaannya. Gestur dan ekspresi keduanya dinilai melewati batas etika profesional seorang direktur klub.
Ancaman Skorsing dan Proses Disipliner

Menurut laporan Gazzetta, La Penna kemungkinan mencantumkan insiden tersebut dalam laporan resmi pascalaga. Jika benar, proses disipliner bisa segera berjalan.
Comolli disebut berada dalam risiko terbesar. Serangan verbalnya berpotensi dikategorikan sebagai penghinaan terhadap ofisial pertandingan.
Gazzetta melaporkan pernyataan Chiellini tampak seperti kritik keras dan tidak selalu menghina. Beda dengan aksi protes Comolli yang berisiko dianggap sebagai penghinaan dan potensi sanksi selama dua bulan.
Tanpa laporan resmi wasit, Jaksa Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC) harus membuka investigasi formal terlebih dahulu. Namun jika bukti dianggap cukup, sanksi larangan dua bulan bukan skenario yang mustahil bagi petinggi Juventus tersebut.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Jurnalis Italia Semprot Juventus Usai Derby d'Italia: Cara Protes Amatir, Rocchi Diminta Dipecat!
- Petinggi Juventus Dapat Sorakan dan Celaan dari Fans pada Laga Derby d'Italia di Giuseppe Meazza
- Luciano Moggi Sentil Kontroversi Kalulu di Inter vs Juventus: Dari Kartu Merah hingga Aroma Konflik Lama Serie A
- Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
- Pelatih Roma: Andai Saja Donyell Malen Datang Lebih Awal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gattuso Tetap Andalkan Bastoni di Timnas Italia Usai Kontroversi Inter vs Juventus
Liga Italia 16 Februari 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR