
Bola.net - Derby d’Italia pekan ke-25 Serie A 2025/2026 kembali menyisakan kontroversi besar. Duel panas antara Inter Milan dan Juventus berakhir 3-2 untuk Nerazzurri, tetapi sorotan tertuju pada keputusan wasit.
Federico La Penna mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Pierre Kalulu pada menit ke-42 setelah kontak dengan Alessandro Bastoni. Tayangan ulang memperlihatkan sentuhan minimal, bahkan mengindikasikan simulasi dari bek Inter tersebut.
Keputusan itu memicu kemarahan luas. Kritik tak hanya diarahkan kepada wasit, tetapi juga kepada koordinator wasit Serie A, Gianluca Rocchi.
Jurnalis Italia, Michele Criscitiello, menjadi salah satu suara paling vokal. Ia melontarkan kritik pedas, tidak hanya kepada Rocchi, tetapi juga kepada jajaran petinggi Juventus yang dinilainya bersikap amatir.
Criscitiello Minta Rocchi Dipecat

Dalam kolomnya sebagai pemimpin redaksi Sportitalia, Criscitiello menilai kekacauan wasit di Derby d’Italia sebagai pukulan telak bagi kredibilitas liga. Ia menilai kesalahan tersebut tidak bisa lagi ditoleransi.
Menurutnya, kepemimpinan Rocchi sebagai kepala Asosiasi Wasit Italia sudah kehilangan legitimasi. Ia bahkan menolak opsi sanksi ringan atau evaluasi kontrak.
“Rocchi seharusnya tidak diskors atau diperpanjang kontraknya (untungnya itu tidak mungkin); Rocchi harus segera dipecat. Apa lagi yang harus dilakukan orang ini agar dikeluarkan dari dunia sepak bola selamanya?," tulis pemimpin redaksi Sportitalia dalam kolomnya.
“Dia merusak kejuaraan, membakar sistem, dan merampas kredibilitas liga. Rocchi harus dipecat, tanpa alasan, tanpa bantahan," tegas Criscitiello.
Petinggi Juventus Disebut Amatir

Criscitiello tidak berhenti pada kritik terhadap perangkat wasit. Ia juga menyoroti sikap para petinggi Juventus yang melakukan protes langsung di lapangan dan terowongan stadion.
Rekaman menunjukkan CEO Juventus Damien Comolli dan direktur klub Giorgio Chiellini meluapkan kemarahan kepada wasit. Sebelumnya, Luciano Spalletti juga terlihat berkonfrontasi saat jeda.
“Perilaku para eksekutif Juventus sangat amatir. Anda tidak membuat keributan dengan wasit dan institusi di lapangan atau di terowongan; Anda melakukannya di tempat yang tepat. Tetapi klub ini kurang memahami dasar-dasarnya," katanya.
“Giorgio Chiellini masih belajar, Damien Comolli tidak mengerti bagaimana segala sesuatunya berjalan di Italia, dan John Elkann hidup di dunianya yang mewah," imbuh Criscitiello.
Sumber: JuveFC
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Petinggi Juventus Dapat Sorakan dan Celaan dari Fans pada Laga Derby d'Italia di Giuseppe Meazza
- Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
- Luciano Moggi Sentil Kontroversi Kalulu di Inter vs Juventus: Dari Kartu Merah hingga Aroma Konflik Lama Serie A
- Pelatih Roma: Andai Saja Donyell Malen Datang Lebih Awal
- Cetak 5 Gol dalam 5 Laga, Donyell Malen Ungkap Rahasia Ketajamannya di Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gattuso Tetap Andalkan Bastoni di Timnas Italia Usai Kontroversi Inter vs Juventus
Liga Italia 16 Februari 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR