Bola.net - Jose Mourinho dan kontroversi adalah dua hal yang seolah sudah ditakdirkan untuk selalu beriringan. Manajer asal Portugal ini punya keahlian tersendiri untuk melakukan atau mengatakan hal-hal yang menjadi berita utama dari awak media.
Salah satu kantor berita online yang berbasis di Inggris, Mirror, baru-baru ini merangkum sepuluh insiden yang dianggap paling kontroversial dari Mourinho. Memang sepuluh adalah jumlah yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan seluruh tindak tanduk heboh yang pernah dilakukan Mou sebagai manajer papan atas Eropa. Namun jumlah inipun sudah cukup untuk membuat kita mengenang kembali masa lalu Mourinho yang terkenal sangat eksplosif dan ceplas-ceplos dalam berinteraksi dengan orang lain.
Berikut Bolanet sajikan sepuluh momen tersebut, dimulai sejak dirinya masih menjadi pelatih yang relatif tidak dikenal di Porto sampai saat ia menangani Chelsea. Silahkan tambahkan momen kontroversial lainnya yang berkesan bagi Bolaneters di kolom komentar.
Baca Juga
Kisah Para Pesepakbola Yang Pensiun Dini Akibat Cedera
EDITORIAL: Delusi Publik Inggris Terhadap Adnan Januzaj
Kisah Unik Suporter Klub Beda Negara Yang Saling Bersahabat
Rekam Jejak Sejarah Celetukan Kontroversial Sepp Blatter
Ibrahimovic dan Daftar Predator Pencetak Quat-trick di Liga Champions
Inilah Skuat Termahal di Bursa Transfer Musim Panas 2013
Kompilasi 20 Gol Dramatis Yang Dicetak Oleh Kiper Dari Jarak Dekat
Chelsea Loanee XI, Skuat Terbaik Titipan The Blues di Klub Lain (mrr/mri)
Selebrasi di Old Trafford

Saat itu Porto tertinggal 0-1 hingga waktu normal berakhir. Agregat akan menjadi imbang 2-2 dengan United memiliki keuntungan gol tandang. Namun gelandang Costinha muncul sebagai pahlawan dengan gol kemenangan di masa injury time.
Begitu pertandingan berakhir, Mourinho berlari dari pinggir lapangan dan bergabung dengan para pemainnya untuk merayakan kemenangan bersejarah tersebut. Inilah 'perkenalan' pertama publik Inggris dengan Mourinho.
Saya Adalah The Special One

Dalam konferensi persnya yang pertama, tanpa ragu Mourinho mengatakan, "Saya mohon jangan anggap saya seorang yang sombong, namun saya adalah juara Eropa. Saya pikir, saya adalah The Special One."
Sejarah mencatat bahwa julukan tersebut terus melekat bersama Mourinho selama beberapa musim. Ucapan tersebut juga bukan pepesan kosong belaka karena ia mampu mempersembahkan gelar Premier League beruntun bagi The Blues.
Perseteruan Dengan Suporter Liverpool

Banyak yang percaya bahwa perseteruan tersebut diawali pada final Piala Liga tahun 2005. Saat itu Chelsea sempat tertinggal 0-1 sebelum akhirnya Steven Gerrard melakukan gol bunuh diri.
Segera setelah gol tersebut Jose Mourinho memberikan gestur jari yang diletakkan di depan bibir ke arah suporter Liverpool. Tentu saja hal ini membuat suasana semakin panas, walau usai laga Mourinho menyatakan bahwa dirinya menggunakan isyarat tersebut untuk menyindir media Inggris.
Laga tersebut akhirnya dilanjutkan di babak perpanjangan waktu dan Chelsea keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Skandal Anders Frisk dan Frank Rijkaard

Mourinho menuduh pelatih Barcelona, Frank Rijkaard mengunjungi ruang ganti Andres Frisk pada masa istirahat. Ia menyebut bahwa hal tersebut bertentangan dengan regulasi FIFA dan mengaitkannya dengan hukuman kartu merah yang didapatkan Didier Drogba di babak kedua.
Pada akhirnya Frisk memutuskan untuk pensiun tak lama setelah laga tersebut berakhir karena banyaknya teror yang diterima oleh keluarganya. Mourinho sendiri dijatuhi larangan bermain sebanyak dua laga dan dilabeli sebagai musuh sepakbola oleh Chief Referee UEFA, Volker Roth.
Kasus Ear-Piece Rui Faria

Hal tersebut dianggap oleh banyak pihak sebagai cara dari Mourinho untuk tetap bisa memberi instruksi dari pinggir lapangan. Tuduhan ini tidak terbukti pada akhirnya meskipun beberapa saksi menyebut Mourinho memang mengawasi laga tersebut dari suatu sudut tersembunyi di Stamford Birdge
Tudingan 'Voyeur' Kepada Wenger

Pada suatu ketika, Mourinho yang merasa terus-terusan dikomentari oleh Wenger melontarkan sebutan Voyeur terhadap manajer asal Prancis tersebut. Voyeur adalah sebutan bagi orang yang suka ingin tahu urusan pribadi orang lain.
Wenger murka mendengar perkataan Mourinho tersebut dan sempat menyatakan akan membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum. Namun pada akhirnya ancaman tersebut tidak dilakukan, namun kedua pelatih tersebut masih terlibat perselisihan yang cukup sengit.
Pendekatan Ilegal Terhadap Ashley Cole

Mourinho ditemani Chief Executive Peter Kenyon bertemu Cole dan agennya, Jonathan Baarnett pada Januari 2005 tanpa seijin Arsenal. Akibat upaya pendekatan ilegal tersebut, Mourinho dijatuhi sanksi sebesar 200 ribu Pounds yang pada akhirnya dipotong menjadi hanya 75 ribu Pounds. Chelsea didenda sebesar 300 ribu Pounds, sementara Barnett diskors selama 18 bulan dan didenda 100 ribu Pounds.
Pada akhirnya Cole benar-benar menyeberang ke Stamford Bridge setahun kemudian.
Isyarat Tangan Diborgol

Begitu laga memasuki jeda, Mourinho mengangkat tangannya ke arah kamera dan menunjukkan isyarat seolah sedang diborgol. Sikap ini dianggap sebagai perilaku yang ofensif oleh otoritas berwenang, pada akhirnya Mourinho dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak tiga laga.
Colokan Mata Tito Vilanova

Mourinho sempat dijatuhi sanksi larangan bertanding dua laga walau pada akhirnya dicabut. Sejak insiden tersebut, duel El Clasico yang melibatkan Mourinho di musim itu berlangsung kian panas.
Ditahan Gara-Gara Anjing Peliharaan

Saat didatangi oleh petugas kesehatan hewan yang akan mengarantina anjingnya, Mourinho berusaha melepas anjing tersebut ke jalanan agar tidak bisa ditangkap oleh petugas. Alasan Mourinho melakukan hal ini adalah karena tidak ingin mengecewakan keluarganya saat menyaksikan Gullit ditangkap.
Mourinho sempat ditahan oleh kepolisian sebelum akhirnya dilepaskan dengan sebuah peringatan keras.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dortmund Siap Telikung Chelsea Demi Diego Costa
Liga Champions 13 November 2013, 21:20
-
Ramires Ingin Pensiun Di Cruzeiro
Liga Inggris 13 November 2013, 19:10
-
10 Momen Kontroversial Jose Mourinho
Editorial 13 November 2013, 18:30
-
Tak Lagi Minati Falcao, Mourinho Lirik Diego Costa
Liga Inggris 13 November 2013, 14:48
-
Szczesny Jadikan Cech Sebagai Panutan
Liga Inggris 13 November 2013, 14:25
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR