
Bola.net - Pierre-Emerick Aubameyang merupakan pemain andalan di lini depan Arsenal. Pemain asal Gabon itu mampu menunjukkan ketajamannya selama memperkuat The Gunners.
Aubameyang sudah mencetak 61 gol dalam 97 penampilan di semua kompetisi. Namun, masa depan sang pemain di Emirates Stadium sedang tidak pasti.
Kontrak mantan pemain Borussia Dortmund itu dengan Arsenal akan berakhir musim depan. Namun, Negosiasi kontrak antara kedua pihak rumornya masih buntu sampai saat ini.
Jika Arsenal tidak bisa membuat Aubameyang meneken kontrak baru, mereka akan dipaksa untuk menjualnya pada musim panas. Hal itu lebih baik daripada melepasnya secara cuma-cuma.
Manajer Arsenal Mikel Arteta masih ingin membangun skuad di sekitar Aubameyang. Namun, ada baiknya jika The Gunners menjual sang pemain pada bursa transfer berikutnya.
Berikut ini tiga alasan Arsenal harus menjual Aubameyang pada musim panas mendatang seperti dilansir Sportskeeda.
Sepertinya Tak Akan Teken Kontrak Baru

Banyak hal berubah di Emirates setelah rezim baru mengambil alih. Trio Raul Sanllehi, Vinai Venkatesham dan Edu Gaspar telah mengubah cara kerja di Arsenal dengan mengadopsi pendekatan yang jauh lebih kejam. Hasil ini terlihat jelas dalam cara mereka menangani situasi Aaron Ramsey.
Meskipun Ramsey merupakan pemain yang berharga, petinggi klub menolak untuk menawarkan kontrak baru kepadanya. Rezim baru ini menolak untuk tunduk pada tuntutan pemain yang merugikan klub, dan mereka tidak akan mengubah sikap itu untuk pencetak gol terbanyak klub saat ini.
Arsenal sudah menegaskan dengan jelas bahwa mereka ingin Aubameyang menandatangani kontrak baru tetapi pemain internasional Gabon itu enggan berkomitmen pada klub. Kebijakan tidak resmi yang baru menyatakan bahwa pemain tidak akan lagi diizinkan menghabiskan kontrak mereka, yang berarti mereka akan dijual sebelum kontrak mereka habis.
The Gunners harus menjual Aubameyang di saat nilainya berada pada puncaknya, terutama di tengah ketidakpastian keuangan. Lebih baik Arsenal menjual Aubameyang sekarang daripada melihat kontraknya habis dan pergi secara gratis.
Akan Berusia 31 Tahun di Musim Panas

Aubameyang sedang dalam performa yang sensasional bersama Arsenal musim ini, bermain di level yang belum pernah dia tunjukkan sebelumnya. Pemain berusia 30 tahun itu berada di masa jayanya dan menunjukkan level performa yang tinggi.
Kekuatan utama Aubameyang adalah fisik dan kecepatannya. Dia adalah pemain yang hanya mengandalkan kecepatan dan finisingnya, dan tanpa hal tersebut, sang pemain tidak akan bisa berkembang.
Sayangnya, Aubameyang akan berusia 31 tahun pada musim panas ini, usia di mana tidak banyak pemain masih bisa menjadi kelas dunia. Kecuali Cristiano Ronaldo, siapa pun yang berusia di atas 30 akan kesulitan mempertahankan atribut fisik mereka untuk bermain di level tertinggi.
Ronaldo adalah anomali karena mentalitasnya yang tak tertandingi, dan Aubameyang tidak seperti bintang Juventus tersebut. Masuk akal bagi The Gunners untuk menjual Aubameyang sekarang pada saat nilai jualnya cukup tinggi.
Tidak Bersinar pada Momen-Momen Penting

Ada perbedaan antara mencetak banyak gol dan mencetak gol penting. Ketika dibutuhkan, pemain berusia 30 tahun itu gagal berkontribusi untuk timnya. Contohnya, Aubameyang gagal mengeksekusi penalti melawan Tottenham dan tidak bisa menjebol gawang lawan di final Liga Europa.
Ini bukan musim yang bagus bagi The Gunners, tetapi mereka sejatinya punya peluang lolos ke Liga Champions tahun depan melalui Liga Europa. Namun, Arsenal justru disingkirkan Olympiacos dan Aubameyang tidak bisa menyelamatkan timnya.
Pada babak tambahan, Aubameyang berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Saat timnya tertinggal 2-1, Aubameyang yang sebenarnya memiliki peluang mencetak gol.
Namun, Aubameyang gagal memaksimalkan peluang tersebut sehingga skuad asuhan Mikel Arteta itu harus tersingkir dari Liga Europa. Aubameyang mengubur peluang The Gunners untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Jadi sangat masuk akal bagi Aubameyang untuk pergi karena ia menginginkan bermain di Liga Champions.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Incaran Arsenal, Pau Torres Beri Kode Menggembirakan Ini
Liga Inggris 9 April 2020, 17:00
-
Apapun yang Terjadi, Arsenal Diminta Tidak Lepas Alexandre Lacazette
Liga Inggris 9 April 2020, 16:20
-
3 Alasan Arsenal Harus Jual Pierre-Emerick Aubameyang di Musim Panas
Editorial 9 April 2020, 14:06
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR