
Bola.net - Jurgen Klopp dikenal sebagai salah satu manajer terbaik di generasinya. Namun, di balik kesuksesannya, ada beberapa pemain bintang yang gagal ia rekrut.
Selama kariernya, Klopp berhasil mendatangkan pemain top seperti Robert Lewandowski, Virgil van Dijk, dan Mohamed Salah. Namun, ada beberapa nama besar yang justru lepas dari genggamannya.
Klopp sendiri pernah mengakui bahwa ia menyesal tidak bisa mendatangkan tiga pemain yang kemudian menjadi legenda di era mereka. Kesempatan emas untuk memperkuat timnya pun terlewatkan.
Meski sudah meraih banyak trofi bersama Borussia Dortmund dan Liverpool, Klopp masih menyimpan penyesalan di bursa transfer. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?
Berikut adalah tiga pemain bintang yang disesali Jurgen Klopp karena gagal ia datangkan sepanjang karier kepelatihannya.
1. Sadio Mane

Sadio Mane adalah pemain yang paling disesali Jurgen Klopp karena gagal direkrut saat masih melatih Borussia Dortmund. Klopp mengungkapkan penyesalannya saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-10 Hout Bay United Football Community (HBUFC) di Cape Town.
Klopp bahkan meminta maaf kepada fans Dortmund karena tidak mendatangkan Mane. "Ada beberapa fans Dortmund di sini, jadi saya harus meminta maaf karena saya tidak merekrut Sadio Mane untuk Dortmund," ujar Klopp saat ditanya pemain yang paling ia sesali gagal didatangkan.
Mane bergabung dengan Liverpool pada 2016 dengan biaya sekitar £34 juta plus add-ons, setelah sebelumnya pindah ke Southampton seharga £11,8 juta dua tahun sebelumnya. Klopp mengaku ragu mengambil risiko pada Mane saat itu, namun performa gemilangnya di Southampton membuktikan kesalahan besar yang ia buat.
Meski terlambat, Klopp akhirnya bisa bekerja sama dengan Mane di Liverpool. Di bawah asuhan Klopp, Mane menikmati masa-masa terbaik dalam kariernya, mencetak 120 gol dalam 269 penampilan untuk The Reds.
2. Son Heung-min

Jurgen Klopp juga mengakui bahwa gagal merekrut Son Heung-min adalah penyesalan besar lainnya dalam kariernya. Klopp pernah menyatakan hal ini dalam wawancara dengan media Korea, KBS News, pada November 2021.
"Kesalahan terbesar dalam hidup saya adalah tidak merekrut Son Heung-min," ujar Klopp. Ia memuji Son sebagai pemain luar biasa, simbol sepak bola Korea, dan salah satu penyerang terbaik di dunia.
Son yang saat itu bermain untuk Hamburg, memilih bergabung dengan Bayer Leverkusen ketimbang pindah ke Borussia Dortmund yang dilatih Klopp. Pada 2015, Son melangkah ke Premier League bersama Tottenham dan sering mencetak gol melawan Liverpool di era Klopp.
Salah satu momen paling menyakitkan terjadi pada Mei 2022, ketika gol Son membantu Tottenham menahan imbang Liverpool. Hasil tersebut dianggap sebagai faktor yang menggagalkan The Reds meraih gelar Premier League musim itu.
3. Kevin De Bruyne

Jurgen Klopp juga menyesali kegagalannya merekrut Kevin De Bruyne saat masih melatih Borussia Dortmund pada 2013. Klopp sempat mencapai kesepakatan pribadi dengan De Bruyne, namun Chelsea menolak melepasnya karena frustrasi gagal merekrut Robert Lewandowski.
De Bruyne yang saat itu kesulitan mendapatkan menit bermain di Chelsea, tertarik untuk pindah ke Dortmund. Namun, Jose Mourinho membujuknya untuk tetap bertahan dengan janji akan memberinya kesempatan bermain.
"Saya memiliki kesepakatan pribadi dengan Klopp," ujar De Bruyne dalam wawancara pada 2015. "Dia berkata, 'Kamu akan menjadi pemain nomor satu di Dortmund'. Tapi Mourinho meyakinkan saya untuk bertahan di Chelsea."
Sayangnya, kesempatan yang dijanjikan tak kunjung datang. De Bruyne akhirnya pindah ke Wolfsburg pada Januari 2014, sebelum kemudian menjadi legenda Manchester City di Premier League.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- 8 Pemain PSG yang Meningkat Drastis di Bawah Asuhan Luis Enrique: Dembele, Vitinha, Siapa Lagi?
- Di Mana Mereka Sekarang? 6 Pemain Akademi yang Dilepas Arsenal pada 2015
- 7 Pemain Terakhir yang Raih Ballon d'Or Tanpa Juara Liga Champions, Salah Berikutnya?
- Harry Kane Bisa Kembali ke Premier League, Klub Mana yang Jadi Tujuan?
- Paul Pogba Comeback: 5 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Barunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Pemain Bintang yang Disesali Jurgen Klopp Tak Pernah Direkrut
Editorial 13 Maret 2025, 14:39
-
Jurgen Klopp Layak Dapat Pujian atas Kesuksesan Liverpool Musim Ini
Liga Inggris 11 Maret 2025, 11:30
-
Arne Slot di Liverpool: Mampukah Ia Lanjutkan Kesuksesan Klopp?
Liga Inggris 11 Februari 2025, 20:14
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR