Bola.net - Bola.net - Jose Mourinho tengah menjalani periode yang sulit bersama Manchester United. Manajer asal Portugal itu membawa MU melewati start terburuk dalam 29 tahun terakhir.
Setan Merah sudah menelan tiga kekalahan dari tujuh pertandingan di Premier League dan tersingkir di ajang Carabao Cup dari klub Championship Derby County. Selain itu, Mourinho juga terlibat perselisihan dengan beberapa pemainnya.
Kendati begitu, tidak adil jika mengatakan kalau Mourinho adalah manajer yang gagal di Premier League. Meski belum bisa memenuhi ekspektasi di MU, Mourinho sejatinya sudah memenangkan tiga gelar Premier League sampai sejauh ini.
Namun, Mourinho bukanlah satu-satunya manajer sukses yang kesulitan di Premier League. Ada beberapa manajer lainnya yang pernah mengalami nasib serupa.
Berikut ini empat manajer sukses yang gagal di Premier League seperti dilansir Sportskeeda.
Juande Ramos (Tottenham)

Juande Ramos tiba di Tottenham pada 2007 setelah meraih kesuksesan dengan beberapa klub di Spanyol. Sebelum bergabung dengan Spurs, Ramos mampu membawa Sevilla ke Liga Champions dan juga memenangkan dua Piala UEFA.
Ramos mengambil alih Spurs dari Martin Jol pada bulan November musim 2007/08 dan melakukan pekerjaan bagus dengan membawa klub finis di peringkat ke-11 setelah menjalani start yang buruk. Selain itu, timnya juga berhasil memenangkan Piala Liga dengan mengalahkan Chelsea 2-1 di Wembley.
Sayangnya, Spurs tidak bisa mempertahankan momentum dan mereka menjalani start terburuk mereka di Premier League pada musim 2008/09. Klub London Utara itu gagal meraih kemenangan dalam 8 pertandingan pertama dan hanya meraih dua poin sebelum Ramos dipecat.
Andre Villas-Boas (Chelsea)

Andre Villas-Boas tiba di Chelsea pada tahun 2011 dengan ekspektasi besar. Manajer asal Portugal itu hanya kalah empat kali dari 58 pertandingan pada musim sebelumnya bersama Porto. Namun, menangani klub Premier League ternyata jauh lebih sulit daripada klub Portugal.
Villas-Boas memulai musim dengan cukup bagus. Namun, saat memasuki pertengahan November, ia sudah menelan enam kekalahan sebagai manajer Chelsea.
Awal tahun 2012 menjadi mimpi buruk buat Villas-Boas dan pihak klub akhirnya melepas mantan asisten Jose Mourinho itu pada bulan Maret. Roberto Di Matteo akhirnya diangkat untuk menggantikannya hingga akhir musim.
Louis van Gaal (Manchester United)

Van Gaal diangkat menjadi manajer Manchester United pada tahun 2014 setelah kepergian David Moyes. Manajer asal Belanda itu membuat gebrakan di bursa transfer dengan Angel Di Maria dan Radamel Falcao pada musim panas.
Sayangnya, pemain-pemain tersebut gagal memenuhi ekspektasi dan United menjalani musim yang tidak terlalu mengesankan. Van Gaal gagal memenangkan trofi pada musim pertamanya tapi masih bisa finis di peringkat keempat di Premier League.
Van Gaal tidak mampu meningkatkan performa MU pada musim berikutnya dan gagal mendapatkan tiket ke Liga Champions. Mantan manajer Barcelona itu akhirnya bisa mempersembahkan trofi setelah memenangkan FA Cup tapi hal itu tidak cukup untuk membuatnya tetap bertahan di Old Trafford.
Luis Felipe Scolari (Chelsea)

Luiz Felipe Scolari membuat sejarah ketika dia bergabung dengan Chelsea pada tahun 2008 dengan menjadi manajer juara Piala Dunia pertama yang menangani klub Premier League.
Chelsea menjalani start yang bagus bersama Scolari. Namun, situasinya di Chelsea mulai menjadi sulit saat memasuki pertengahan musim termasuk saat terlempar dari Piala Carling usai dipermalukan Burnley.
Mantan manajer timnas Brasil itu akhirnya dipecat Chelsea pada bulan Februari. Guus Hiddink kemudian ditunjuk untuk menggantikan Scolari dan berhasil membuat keadaan The Blues menjadi lebih baik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pogba Banyak Masalah, Deschamps Tak Ingin Ikut Campur
Piala Eropa 4 Oktober 2018, 23:00
-
Siapa Bek Incaran Mourinho Sebenarnya? Capello Beberkan Namanya
Liga Inggris 4 Oktober 2018, 22:35
-
Ince: Pemain MU Ogah-ogahan karena Ingin Mourinho Dipecat
Liga Inggris 4 Oktober 2018, 20:44
-
Roy Keane Kritik Pemain MU: Banyak yang Cengeng!
Liga Inggris 4 Oktober 2018, 20:30
-
MU Terpuruk, Giggs Tetap Ingin Mourinho Bertahan
Liga Inggris 4 Oktober 2018, 20:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR