
Bola.net - Liverpool merupakan salah satu klub besar di Inggris. Mereka telah memenangkan trofi bergengsi seperti Premier League dan juga Liga Champions.
Klub berjuluk The Reds itu juga diperkuat banyak pemain hebat dari berbagai negara. Nama-nama seperti Kenny Dalglish, Steven Gerrard, Mohamed Salah pernah menjadi bagian dari kesuksesan Liverpool.
Selain mendatangkan pemain bintang Liverpool juga sering melepas pemain terbaiknya. Ada banyak alasan yang membuat pemain-pemain itu harus meninggalkan Anfield.
Meski sudah hengkang, ada juga pemain yang pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke Liverpool. Mereka sepertinya masih belum bisa melupakan The Reds.
Jadi, kira-kira siapa saja pemain yang kembali ke Liverpool setelah hengkang? Simak informasinya di bawah ini.
4. Ian Rush

Ian Rush adalah pencetak gol terbanyak Liverpool sepanjang masa. Ia pernah memperkuat The Reds dalam dua periode yang berbeda.
Setelah menghabiskan enam tahun di Anfield dan memenangkan empat gelar liga, Rush mencari tantangan baru di Juventus pada tahun 1986. Namun, ia gagal meraih kesuksesan dan akhirnya kembali ke Liverpool.
Rush berhasil memenangkan satu gelar liga setelah kembali ke Liverpool. Pria asal Wales itu juga mampu mencetak 139 gol lagi untuk klub dalam delapan tahun.
3. Steve Staunton
???? #OTD in 1991, Steve Staunton joined Villa from @LFC for £1.1m for his first spell in claret and blue!#AVFC pic.twitter.com/ceuBevkcSf
— Aston Villa (@AVFCOfficial) August 2, 2017
Steve Staunton datang ke Liverpool setelah satu musim bermain bersama Dundalk. Pemain asal Republik Irlandia itu awalnya memperkuat The Reds pada 1986 sampai 1990.
Setelah memenangkan Piala FA dan Liga, Staunton meninggalkan klub untuk bergabung Aston Villa. Namun, sang bek memutuskan kembali ke Liverpool pada tahun 1998.
Akan tetapi, periode kedua Staunton di Liverpool tidak begitu sukses. Dia meninggalkan klub dua tahun kemudian karena tidak menjadi pilihan utama.
2. Robbie Fowler
On this day in 1994 Robbie Fowler scored the PL's fastest ever hat-trick in 4 mins, 33 secs v Arsenal at Anfield #LFC pic.twitter.com/Gu4GNZVbxY
— Liverpool FC (@LFC) August 28, 2013
Robbie Fowler merupakan pemain didikan akademi Liverpool. Ia berkembang menjadi bintang The Reds sampai akhirnya mencari tantangan baru dengan Leeds United.
Pemain Inggris itu mencetak 120 gol dalam sembilan tahun pada periode pertamanya bersama Liverpool. Namun, Fowler tidak bisa melakukan hal yang sama dengan Leeds dan kemudian Manchester City.
Fowler akhirnya kembali ke Anfield pada 2005. Namun, sang pemain hanya bertahan dua musim di klub dengan mencetak 12 gol.
1. Craig Bellamy

Craig Bellamy bergabung dengan Liverpool pada tahun 2006. Namun, Bellamy hanya bertahan selama satu musim bersama The Reds dengan mencetak tujuh gol.
Setelah bermain untuk West Ham, Manchester City dan Cardiff City, Bellamy kembali ke Liverpool pada tahun 2011. Saat itu The Reds ditangani manajer Kenny Dalglish.
Namun, Bellamy lagi-lagi hanya bertahan selama 12 bulan di Anfield. Setelah itu, pemain asal Wales itu melanjutkan kariernya di Cardiff City.
Sumber: Transfermarkt
Baca Juga:
- 3 Pertukaran Pemain Terburuk yang Dilakukan Inter Milan: Cannavaro Ditukar Carini
- 5 Pemain Real Madrid dengan Market Value Paling Mahal
- Siapa Masih Ingat? Ini Deretan Rekrutan Termahal Sir Alex Ferguson di MU
- Jika Tinggalkan Juventus, Ini 5 Calon Klub Baru Cristiano Ronaldo
- 5 Calon Pengganti Alessio Romagnoli di AC Milan, Salah Satunya Sergio Ramos
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carragher Akui Terkesan Dengan Pemain Incaran Liverpool Ini: Brilian!
Liga Spanyol 2 Maret 2021, 22:26
-
Liverpool Seriusi Transfer Aissa Mandi di Musim Panas
Liga Inggris 2 Maret 2021, 21:40
-
Saran Legenda Liverpool untuk Martial dan Manchester United: Pisah Aja!
Liga Inggris 2 Maret 2021, 21:26
-
Analisa Eks MU: Kemenangan Atas Sheffield Ubah Atmosfer di Liverpool
Liga Inggris 2 Maret 2021, 18:28
-
Dihajar Liverpool, Bos Sheffield tak Ragu Umbar Pujian untuk The Reds
Liga Inggris 2 Maret 2021, 17:27
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR