Bola.net - Lionel Messi berpeluang pindah ke PSG. Hal itu menyusul pernyataan Neymar yang ingin bermain dengan La Pulga pada musim depan.
Messi berpeluang meninggalkan Barcelona pada akhir musim. Kontraknya bersama Blaugrana akan habis pada 2021.
Hingga sekarang, belum ada tanda-tanda Messi bakal meneken kontrak baru. Karena itu, Messi bisa pergi dari Camp Nou secara gratis.
Kondisi tersebut membuat sejumlah klub raksasa Eropa mulai pasang ancang-ancang untuk menggaet La Pulga. Salah satunya adalah Manchester City.
Keberadaan Josep Guardiola menjadikan City sebagai destinasi favorit Messi. Namun, PSG juga bisa menjadi pelabuhan Messi berikutnya.
Berikut lima alasan mengapa Lionel Messi bisa tergoda bergabung dengan PSG seperti dilansir Everythingbarca.
Kontrak Besar

Barcelona sedang mengalami banyak masalah keuangan saat ini dan mereka tidak bisa membayar gaji para pemainnya secara penuh. Oleh karena itu, pemotongan gaji harus dilakukan untuk menjaga neraca keuangan.
Di Paris, Messi tidak akan mengalami masalah ini. Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, adalah penggemar berat La Pulga dan akan bersedia membayar mahal untuk membawanya ke ibu kota Prancis.
Dia akan ditawari kontrak yang mirip dengan kontraknya di Barcelona sekarang atau mungkin lebih besar lagi. Bergabung dengan PSG membuat Messi akan terus menjadi salah satu pemain berpenghasilan tertinggi di dunia sepak bola.
Proyek Kompetitif

PSG sudah mendominasi Ligue 1 sejak 2012. Mereka hanya sekali kehilangan trofi pada 2017 saat kalah dari tim ajaib AS Monaco.
PSG mulai menunjukkan taringnya di Eropa. Mereka berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu meski kalah dari Bayern Munich.
PSG tentunya masih dalam proses untuk menjadi yang terbaik di Eropa. Mendatangkan Messi akan membuat Les Parisiens menjadi tim yang lebih kompetitif.
Wajah Familiar

Seandainya Messi tidak tergoda uang, Neymar bisa menjadi kunci kepindahannya ke PSG. Neymar berteman dekat dengan Neymar selama mereka bersama di Barcelona dan mereka berdua pasti ingin bereuni kembali.
Messi sudah meminta petinggi Barcelona untuk mendatangkan Neymar. Namun, klub Spanyol itu tidak bisa memulangkan sang pemain karena PSG tidak bersedia menjualnya.
Sekarang giliran Neymar yang harus mecoba meyakinkan Messi agar datang ke PSG. Selain itu, pemain tim nasional Argentina seperti Angel Di Maria dan Leandro Paredes juga bisa memudahkan Messi untuk datang ke klub.
Liga Domestik yang Lebih Mudah

Alasan lain mengapa Messi bisa memilih PSG daripada Manchester City adalah karena intensitas liga Prancis.
Premier League dikenal sebagai liga yang sangat tangguh dan menuntut fisik. Bahkan pemain yang kuat secara fisik seperti Didier Drogba harus berjuang untuk menyesuaikan diri dengan Premier League setelah transfernya dari Marseille ke Chelsea.
Messi sudah berusia 33 tahun. Pindah ke liga yang tidak terlalu intens berarti ia bisa memperpanjang kariernya selama beberapa tahun lagi dan tidak terlalu khawatir mengenai cedera.
Keindahan kota Paris

Setelah hampir menghabiskan seluruh hidupnya di Spanyol yang cerah, sepertinya Messi dan keluarganya tidak akan menikmati cuaca kota Manchester yang dikenal sebagai kota hujan di Inggris.
Paris di sisi lain akan menawarkan Messi dan keluarganya cuaca yang akrab dan gaya hidup kosmopolitan. Keluarga Messi tidak perlu beradaptasi dengan gaya hidup yang berbeda dan hanya perlu belajar bahasanya.
Istri Messi, yang seorang model, juga akan mendapat keuntungan dengan pindah ke Paris, kota yang dikenal sebagai ibu kota mode dunia.
Sumber: Everythingbarca
Baca Juga:
- 5 Pemain yang Bisa Dijual Chelsea untuk Mendanai Transfer Ben White
- 5 Wonderkid yang Layak Diberi Kesempatan Lebih di Arsenal
- Kesulitan di Juventus, Ini 4 Calon Klub Baru Paulo Dybala
- 3 Calon Pengganti Georginio Wijnaldum di Liverpool
- Pekerjaan Unik 5 Mantan Pemain Liverpool Usai Pensiun, Dari DJ Hingga Jadi Pengasuh Bayi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Alasan Lionel Messi Bisa Tergoda Gabung PSG
Editorial 10 Desember 2020, 12:41
-
3 Torehan Istimewa Neymar di Balik Kemenangan Besar PSG
Liga Champions 10 Desember 2020, 03:45
-
21 Tahun 355 Hari, Kylian Mbappe Lampaui Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 10 Desember 2020, 03:30
-
Sebastian Coltescu, Wasit Rasial di Laga PSG vs Istanbul Basaksehir yang Penuh Masalah
Liga Champions 10 Desember 2020, 00:30
-
Pertandingan PSG vs Istanbul Basaksehir Ditunda karena Recep Tayyip Erdogan?
Liga Champions 9 Desember 2020, 22:00
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR