Bola.net - Bola.net - Mimpi Timnas Wales untuk melaju ke babak final Euro 2016 harus pupus pada dini hari tadi. The Dragons harus tersingkir dari turnamen antar negara Eropa ini saat dikalahkan oleh Portugal di babak semi final dengan skor akhir 2-0.
Pada pertandingan ini, Wales sejatinya sedikit lebih diunggulkan ketimbang Portugal. Pasalnya anak asuh Chris Coleman ini merupakan salah satu tim yang paling konsisten dalam turnamen Euro kali ini, sedangkan Portugal sendiri memainkan permainan yang bisa dikategorikan buruk selama turnamen ini digelar.
Bolanet sendiri melihat ada setidaknya 5 faktor yang menyebabkan Wales harus tersingkir di babak semi final Euro 2016. Apa saja faktor-faktor tersebut? Silahkan tekan tombol di bawah ini.
Minim Peluang & Tidak Efektif

Menurut catatan statistik yang dilansir Squawka, hanya 33% atau 3 tembakan tersebut yang menemui sasaran. 4 tembakan lainnya hanya melebar dari gawang, dan 2 tendangan mereka berhasil di blok oleh pemain bertahan Portugal. Catatan ini kalah jauh dari Portugal yang sepanjang laga melakukan 18 kali tembakan ke arah gawang Wayne Hennesey dimana dua diantaranya berhasil berbuah gol
Permainan Disiplin Lini Pertahanan Portugal

Digawangi oleh Cedric Soares dan Jose Fonte, lini pertahanan Portugal tampil prima sepanjang pertandingan. Tercatat kominasi kedua bek tersebut menghasilkak 14 clearance, 6 intersep, dan melakukan 10 blok. Mereka juga tercatat memenangkan 40% tekel yang mereka jalani. Untuk itu duo bek ini pantas mendapat kredit lebih pada laga ini.
Terlalu Bergantung Pada Bale

Hal ini terlihat dari skema serangan yang dibangun Wales. Menurut catatan positional report yang dilansir Whoscored. 42% serangan Wales pada laga tersebut dibangun dari sisi kiri yang merupakan areal gerak Bale. Selain itu Bale juga tercatat melakukan 5 dari 9 tembakan Wales sepanjang laga. Hal ini menunjukan bahwa ketergantungan terhadap Bale sangat besar pada laga ini.
Ronaldo Sempurna

Pada laga dini hari tadi Ronaldo tercatat membuat 9 tembakan dari total 18 tembakan yang dilepaskan Portugal. Ia mencetak gol pertama Portugal dan memberikan assist kepada Luis Nani. Pada akhirnya ia ditunjuk sebagai man of the match pada laga ini.
Minim Variasi Serangan

Menurut posiitonal report Whoscored, 78% serangan The Dragons dibangun dari sisi dimana Gareth Bale berada. The Dragons tidak mencoba untuk menyerang dari sisi lain, sehingga ketika Gareth Bale 'mati langkah' tidak ada sosok lain yang bisa diandalkan untuk membangun serangan lainnya sehingga mereka gagal mencetak gol pada laga tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Alasan Wales Tersingkir dari Euro 2016
Editorial 7 Juli 2016, 20:11
-
Ronaldo: Kisah Euro 2004 Tidak Akan Terulang di Euro 2016
Commercial 7 Juli 2016, 15:30
-
Ronaldo: Saya Selalu Percaya Portugal Bisa Ke Final
Commercial 7 Juli 2016, 14:50
-
Ronaldo: Portugal Bukan Hanya Saya Seorang
Commercial 7 Juli 2016, 14:30
-
Ronaldo: Portugal Pantas Bermain di Final
Commercial 7 Juli 2016, 14:10
LATEST UPDATE
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
-
Chelsea Digosipkan Bakal Angkut Vinicius Junior, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 11:15
-
Kabar Terbaru Calon Caretaker Baru MU: Jadinya Ole apa Carrick nih?
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:30
-
Arsenal Intip Peluang Bajak Arda Guler dari Real Madrid
Liga Inggris 10 Januari 2026, 10:15
-
Murah Meriah! Juventus Hanya Perlu Bayar Segini untuk Jasa Federico Chiesa
Liga Italia 10 Januari 2026, 09:45
-
Adu Hebat 6 Pemain Timnas Indonesia di Persib dan Persija
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 09:42
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 10 Januari 2026
Voli 10 Januari 2026, 09:21
-
Gak Jadi Dipulangkan! Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 09:10
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 10 Januari 2026, 09:01
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR