
Bola.net - Cristiano Ronaldo punya prestasi yang sangat mengagumkan dalam dunia sepak bola. Dia berhasil memenangkan banyak gelar dalam sepanjang kariernya sejauh ini.
Ronaldo mampu memenangkan tiga gelar liga domestik di tiga negara berbeda. Bintang asal Portugal tersebut juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah.
Tentunya kesuksesan Ronaldo tidak lepas dari peran pelatih. Ada banyak pelatih hebat yang pernah bekerja sama dengan pemain berjuluk CR7 tersebut.
Namun, Ronaldo juga tidak selalu mendapatkan pelatih yang bagus. Pemain berusia 36 tahun tersebut juga pernah berada di bawah asuhan pelatih yang berkinerja buruk.
Berikut ini lima pelatih terburuk yang pernah menangani Cristiano Ronaldo.
Rafael Benitez

Rafael Benitez adalah pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid. Mantan pelatih Liverpool tersebut ditunjuk sebagai pelatih Los Blancos pada 3 Juni 2015.
Dibekali banyak pemain bintang, Benitez ternyata gagal mendongkrak performa Real Madrid. Pelatih asal Spanyol tersebut kabarnya juga memiliki hubungan yang tak akur dengan Cristiano Ronaldo.
Akibatnya, Benitez tidak punya kariernya yang panjang di Santiago Bernabeu. Benitez didepak dari jabatannya pada 4 Januari 2016 dan posisinya digantikan Zinedine Zidane.
Paulo Bento
Former ????????@selecaoportugal boss Paulo Bento has been announced as the new coach of ????????@theKFA, taking the reins following their exit at the #WorldCup group stage.
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) August 17, 2018
??https://t.co/2wbFvN63js pic.twitter.com/VH6reBNgYK
Paulo Bento diangkat menjadi pelatih timnas Portugal pada tahun 2010. Akan tetapi, pelatih Korea Selatan saat ini itu tidak mampu membawa timnya meraih prestasi yang bagus.
Bento harus menyerahkan jabatannya usai mengawali kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan buruk. Pada laga awal tersebut Selecao harus takluk 1-0 atas Albania.
Cristiano Ronaldo mampu bersinar dan mencetak sejumlah gol di bawah kepemimpinan Bento. Namun, Bento tidak mampu mencegah Portugal kebobolan banyak gol sehingga berujung pada pemecatannya.
Maurizio Sarri

Maurizio Sarri berlabuh ke Juventus setelah mengundurkan diri dari Chelsea. Mantan pelatih Napoli tersebut menjadi mentor baru bagi Cristiano Ronaldo pada musim 2019/2020.
Seperti yang dilakukan pelatih sebelumnya, Sarri berhasil membawa Juventus meraih gelar Serie A. Meski mampu meraih juara, penampilan Juventus bersama Sarri dianggap tidak terlalu mengesankan.
Kegagalan di pentas Liga Champions membuat Sarri dipecat Juventus pada akhir musim. Meski mencetak banyak gol, Ronaldo tidak bisa menyelamatkan karier Sarri di Turin.
Andrea Pirlo

Untuk menggantikan Maurizio Sarri, Juventus menunjuk Andrea Pirlo menjadi pelatih baru. Keputusan ini dianggap terlalu berani mengingat Pirlo belum punya pengalaman dalam dunia kepelatihan.
Juventus menjalani musim yang sulit di bawah asuhan Pirlo. Bianconeri harus kehilangan gelar Serie A untuk pertama kalinya sejak 2012 dan nyaris gagal dfinis di posisi empat besar pada akhir musim.
Cristiano Ronaldo memang tampil sangat produktif di bawah asuhan Pirlo. Meski begitu, Pirlo harus menyerahkan jabatannya dan angkat kaki dari Allianz Stadium lebih cepat.
Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer menyambut kedatangan Cristiano di Manchester United dengan gembira. Bintang asal Portugal tersebut diharapkan bisa membantu Solskjaer mengakhiri puasa gelar.
Akan tetapi, kehadiran Ronaldo justru membuat segalanya menjadi sulit bagi Solskjaer. Manchester United justru kerap meraih hasil yang buruk di lapangan.
Serangkaian hasil buruk itu membuat Solskjaer harus meninggalkan Old Trafford lebih cepat. Solskjaer harus angkat kaki dari Setan Merah setelah hampir tiga tahun menangani The Red Devils.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marouane Fellaini Ungkap Satu Penyesalan Terbesarnya Saat Jadi Pemain MU, Apa Itu?
Liga Inggris 28 Januari 2022, 22:16
-
Bukan Kamara atau Haidara, Ruben Neves yang Bakal Gabung MU?
Liga Inggris 28 Januari 2022, 21:57
-
Ternyata, Manchester United Sama Sekali Tidak Berminat Pada Luis Diaz
Liga Inggris 28 Januari 2022, 21:27
-
Ralf Rangnick Restui Donny van de Beek Cabut dari MU?
Liga Inggris 28 Januari 2022, 21:17
-
Marouane Fellaini Beri Tips Agar Manchester United Bisa Juara EPL Lagi
Liga Inggris 28 Januari 2022, 21:03
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR