
Bola.net - Tottenham bisa menunjuk manajer baru karena tekanan kepada Antonio Conte semakin menguat. Lalu siapa saja para kandidatnya?
Conte tidak bisa membawa Tottenham bicara banyak di kompetisi Eropa. Spurs baru saja tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Spurs harus tersingkir karena cuma bermain 0-0 melawan AC Milan di leg kedua babak 16 Besar, Kamis (9/3/2023) dini hari WIB. Mereka kalah 0-1 di leg pertama.
Tak pelak situasi ini menggoyang kursi pelatih Conte. Tidak sedikit yang memperkirakan kalau kebersamaan juru taktik asal Italia tersebut dengan Spurs akan segera berakhir.
Kontrak Conte di London Utara akan habis pada bulan Juni mendatang. Tottenham memiliki opsi untuk memperpanjang kontraknya selama satu tahun ke depan.
Akan tetapi, Spurs masih belum mengambil keputusan untuk mengaktifkan opsi tersebut atau tidak. Sementara itu nama-nama calon pengganti Conte mulai bermunculan.
Berikut ini enam calon pengganti Antonio Conte di Tottenham.
Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino menikmati lima tahun yang sukses sebagai manajer Tottenham. Pelatih asal Argentina itu pernah menangani Spurs antara tahun 2014 hingga 2019.
Pochettino tidak mampu memenangkan trofi selama menukangi Tottenham. Namun, dia membawa Spurs finis sebagai runner-up di Premier League, Liga Champions dan Carabao Cup.
Sampai saat ini Pochettino masih menganggur setelah dipecat PSG pada akhir musim lalu. Pochettino dilaporkan tertarik untuk kembali membesut Tottenham jika Antonio Conte meninggalkan klub.
Thomas Tuchel

Thomas Tuchel masih menganggur setelah dipecat oleh Chelsea pada September 2022 lalu. Kini, dia sering dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa.
Tuchel punya prestasi yang bagus selama menangani Chelsea. Dia berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions, Piala Super Eropa dan juga Piala Dunia Antarklub.
Sebelumnya, Tuchel juga meraih banyak trofi saat dipercaya menangani PSG. Dia mungkin saja bisa mengakhiri puasa gelar Tottenham apabila menggantikan Antonio Conte.
Luis Enrique

Luis Enrique belakangan ini santer dikaitkan dengan Chelsea. Enrique digadang-gadang bakal menggantikan posisi Graham Potter di Stamford Bridge.
Saat ini Enrique memang menganggur. Pelatih berusia 52 tahun itu mundur dari jabatannya karena hanya mampu membawa timnas Spanyol sampai perempat final Piala Dunia 2022.
Sebelumnya, Enrique memiliki prestasi yang mentereng bersama Barcelona. Dia berhasil membawa Blaugrana menjuarai lima trofi dalam satu musim.
Roberto De Zerbi

Roberto De Zerbi termasuk pelatih pendatang baru di Premier League. Dia saat ini menukangi Brighton and Hove Albion dengan menggantikan Graham Potter yang pindah ke Chelsea.
Sejak menangani Brighton, De Zerbi mampu membuat kejutan. Dia berhasil membuat The Seagulls bersaing di papan tengah klasemen Premier League 2022/2023.
Sebelum mengambil alih Brighton, De Zerbi pernah menangani Shakhtar Donetsk, Sassuolo, Benevento hingga Palermo. Dia pernah memenangkan Piala Super Ukraina bersama Shakhtar.
Marco Silva

Marco Silva sukses menunjukkan kapabilitasnya di Premier League. Dia menjadikan Fulham sebagai salah satu tim kuda hitam di musim ini.
Silva berhasil membawa Fulham promosi ke Premier League. Kini Aleksandar Mitrovic dan kolega tampil cukup apik dan menempati peringkat ke-7 di liga.
Sebelum membesut Fulham, Silva pernah menangani sejumlah klub Inggris seperti Everton, Watford hingga Hull City. Dia juga memenangkan Piala Super Yunani bersama Olympiacos.
Thomas Frank

Thomas Frank menunjukkan kinerja yang cukup fantastis selama menangani Brentford. The Bees sukses menjadi tim kejutan di musim ini.
Meski berstatus sebagai salah satu tim dengan budget paling kecil di liga, Brentford tidak bisa diremehkan. Mereka kerap menyulitkan tim-tim besar Premier League.
Frank menangani Brentford pada tahun 218. Brentford menempati peringkat ke-9 di Premier League musim ini dan berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Manchester United, Mancehster City dan Liverpool.
Baca Juga:
- 6 Klub Premier League dengan Pengeluaran Gaji Paling Boros
- 13 Pemain MU yang Terancam Didepak Setelah Dibantai Liverpool 0-7
- 9 Pemain yang Gabung Arsenal Bareng Mikel Arteta pada 2011, Bagaimana Nasibnya?
- 4 Klub yang Bisa Jadi Destinasi Berikutnya bagi Roberto Firmino
- 5 Klub dengan Pertahanan Terbaik di Liga Top Eropa pada Musim 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
15 Musim Berlalu dan Tottenham Masih 'Betah' Tanpa Trofi
Liga Champions 9 Maret 2023, 13:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
-
Persib vs Persita: Eliano Reijnders Ingin Juara Bersama Maung Bandung
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 16:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR