Bola.net - Bola.net -
Prancis (lihat profil tim)
Australia (lihat profil tim)
Peru (lihat profil tim)
Denmark (lihat profil tim)
JADWAL PERTANDINGAN
16 Juni 17:00 WIB - Prancis vs Australia
16 Juni 23:00 WIB - Peru vs Denmark
21 Juni 19:00 WIB - Denmark vs Australia
21 Juni 22:00 WIB - Prancis vs Peru
26 Juni 21:00 WIB - Australia vs Peru
26 Juni 21:00 WIB - Denmark vs Prancis.
Peru menang play-off lawan Selandia Baru (c) AFP
ANALISIS KEKUATAN
Prancis ini memiliki tim yang relatif muda dipadu dengan beberapa pemain berpengalaman. Didier Deschamps membawa sejumlah talenta yang berpotensi menjadi bintang di Rusia 2018.
Prancis punya pemain-pemain berkualitas di setiap lini, dari Raphael Varane, Paul Pogba hingga Antoine Griezmann. Yang perlu dilakukan Deschamps adalah menyatukan mereka jadi satu unit.
Prancis kalah adu penalti melawan Italia di final Piala Dunia 2006, kalah melawan Jerman di perempat final Piala Dunia 2014, dan tak mampu mengatasi besarnya tekanan sebagai tuan rumah dan favorit di final EURO 2016 melawan Portugal. Kali ini Les Bleus perlu membuktikan diri di Rusia 2018.
Australia lolos ke Piala Dunia empat edisi secara beruntun sejak Jerman 2006. Namun Australia harus melalui perjalanan yang sangat panjang.
Australia memainkan total 22 pertandingan di babak kualifikasi. Itu termasuk play-off melawan Suriah di putaran empat AFC dan melawan Honduras di play-off CONCACAF - AFC.
Seminggu setelah kelolosan, Ange Postecoglou mengundurkan diri sebagai pelatih Australia. Bert van Marwijk sudah ditunjuk sebagai penggantinya. Pergantian pelatih ini bisa berpengaruh terhadap sepak terjang Socceroos di Rusia.
Chile, Ekuador dan Paraguay sejatinya lebih difavoritkan untuk posisi kelima di kualifikasi zona Amerika Selatan. Namun pada akhirnya spot tersebut jatuh ke tangan Peru, yang hanya kebobolan tujuh gol dalam delapan laga di tahun 2017.
Peru lalu mengalahkan Selandia Baru dengan agregat 2-0 di Inter-confederation play-off.
Skuat Peru mayoritas terdiri dari pemain-pemain yang berbasis di liga Meksiko. Termasuk di antaranya adalah kiper Pedro Gallese, bek Luis Advincula, delandang Pedro Aquino, serta striker Raul Ruidiaz dan Andy Polo.
Mereka adalah salah satu tim dengan perkembangan paling pesat di Eropa. Dari semua tim di pot 3 saat drawing, merekalah yang paling dihindari.
Denmark adalah tim yang sulit dikalahkan. Kemenangan demi kemeangan pun mereka raih. Dari semua kemenangan yang diraih pasukan Age Hareide di kualifikasi, dua yang paling mengesankan adalah 4-0 kontra Polandia dan 5-1 kontra Republik Irlandia.
Dalam dua kemenangan itu, playmaker Christian Eriksen bermain impresif dengan merancang assist dan mencetak gol-gol. Pemain Tottenham itu diyakini bakal menjadi pilar utama Danish Dynamite di Rusia 2018.
Christian Eriksen (c) AFP
Prancis sangat difavoritkan untuk lolos dari grup ini. Selain itu, Les Bleus juga diyakini sangat mampu untuk jadi juara grup.
Persaingan paling ketat adalah untuk menjadi pendamping Prancis.
Tiga tim lain punya kekuatan yang nyaris seimbang. Denmark, Peru dan Australia memiliki peluang yang sama besar.
Peru termotivasi tampil baik di Piala Dunia pertamanya dalam 36 tahun, sedangkan Australia tak bisa diremehkan. Namun Denmark memiliki keunggulan di segi tradisi, performa dan kedalaman skuat.
Prediksi lolos babak 16 besar: Prancis, Denmark.
Tim Cahill (c) AFP
FAKTA & STATISTIK
- Prancis dan Peru baru pernah sekali bertemu, yakni pada 28 April 1982 di Parc des Princes. Dalam laga pemanasan sebelum Piala Dunia di Spanyol waktu itu, Michel Platini dan kawan-kawan dikalahkan Peru 0-1. Gol tunggal dicetak Juan Carlos Oblitas di menit 82.
- Tim Cahill sudah mencetak gol untuk Australia di tiga edisi Piala Dunia. Jika bisa mencetak gol di Rusia 2018, maka penyerang veteran Australia itu akan bergabung dengan Uwe Seeler, Pele dan Miroslav Klose sebagai pemain yang mencetak gol di empat edisi Piala Dunia.
- Didier Deschamps, yang saat ini melatih Prancis, adalah mantan kapten Les Bleus ketika menjuarai Piala Dunia 1998 dan EURO 2000.
- Sebelum ini, terakhir kali Peru lolos ke Piala Dunia adalah 36 tahun silam, yakni di Spanyol 1982.
- Christian Eriksen mencetak 11 gol untuk Denmark di babak kualifikasi zona Eropa, hanya kalah dari Robert Lewandowski (16 gol) dan Cristiano Ronaldo (15 gol).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis dan Prediksi Piala Dunia 2018: Grup C
Editorial 30 Mei 2018, 15:24
-
Pindah ke Chelsea Adalah Salah Satu Keputusan Terbaik Giroud
Liga Inggris 30 Mei 2018, 14:50
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Dunia 2018: Grup C
Piala Dunia 30 Mei 2018, 13:49
-
Prancis, Juara Piala Dunia 2018 Versi FIFA18
Piala Dunia 30 Mei 2018, 11:27
-
Giroud Penyerang yang Unik dan Berbeda
Piala Dunia 29 Mei 2018, 12:57
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35






















KOMENTAR