
Bola.net - dibuat cukup frustasi saat menjamu dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I zona Eropa. La Furia Roja nyaris gagal meraup poin maksimal akibat pertahanan sekuat karang tim lawan. Namun, sang juara bertahan sukses meraih kemenangan 2-1 lewat sebuah perjuangan yang sangat keras.
Meladeni Belarusia di Mallorca, Sabtu (12/10), pelatih Spanyol Vicente del Bosque sepertinya sudah memperkirakan kalau tim Eropa Timur itu akan menumpuk pemain di wilayah pertahanan. Terbukti memang. Bahkan, butuh waktu hingga babak kedua bagi Spanyol untuk meruntuhkan pertahanan Belarusia lewat gol (61') dan pemain pengganti Alvaro Negredo (78'), yang hanya bisa dibalas sekali oleh Belarusia lewat substitute Sergei Kornilenko di menit 89.
Belarusia turun dengan lima bek dalam skema 5-4-1 dan del Bosque melawannya dengan menempatkan satu striker jangkung, yakni , di formasi 4-1-4-1. Spanyol bermain dominan dengan jumlah operan hampir empat kali lipat operan Belarusia, tapi minim ancaman. Hanya 12 shot, 3 on target , dan 2 gol yang mereka bukukan.

Menumpuknya pemain di wilayah pertahananan Belarusia membuat Spanyol kesulitan membangun serangan frontal. Jalan keluarnya adalah dengan mengiris lewat kedua sayap sambil coba mengandalkan keunggulan postur Michu.
Namun, striker Swansea City itu kurang bisa berkutik dan cuma membukukan 2 shot tanpa satu pun yang on target. Secara keseluruhan, serangan Spanyol bisa dibilang kalah efektif dari Belarusia.
Setelah Michu digantikan Negredo dan Xavi membawa Spanyol unggul dengan tembakannya memanfaatkan kemelut di depan gawang Belarusia, serangan sayap La Furia Roja baru menunjukkan hasil. Diawali overlap Sergio Ramos di sayap kanan, saat Belarusia mulai mencoba keluar menyerang, bek Real Madrid itu kemudian mengirim crossing matang yang dituntaskan oleh Negredo untuk skor 2-0.
Di kala Spanyol mulai menemukan jalan dan berusaha mendapatkan gol ketiga, sebuah kesalahan dilakukan oleh . Pemain Atletico Madrid yang masuk menggantikan Cesc Fabregas di 10 menit terakhir itu membuat bola bisa dikuasai oleh Sergei Krivets, yang kemudian mengirim assist kepada Kornilenko untuk menaklukkan Victor Valdes dan menipiskan selisih skor jadi 1-2.
Itu adalah peluang langka bagi Belarusia, dan tidak mereka dapatkan lagi hingga berakhirnya laga.
Lima pemain terbaik dalam laga ini semuanya berasal dari kubu Spanyol, yaitu Ramos (3 clearance, 3 interception, 1 shot, 5 crossing, 1 assist), Alvaro Arbeloa (7 tackle, 2 interception, 2 clearance), Xavi (132 pass, 95% pass accuracy, 5 crossing, 2 shot, 1 gol), Pedro Rodriguez (2 key pass, 5 sucessful drible, 4 crossing), dan David Silva (3 shot, 1 key pass, 100 pass, 91% pass accuracy, terbanyak dilanggar lawan - 4).
Kalau dilihat selama beberapa tahun terakhir, lawan menumpuk pemain bertahan bukanlah hal yang aneh saat berhadapan dengan Spanyol. Yang dibutuhkan Spanyol adalah kreativitas dalam menciptakan peluang serta efektivitas untuk menuntaskan semuanya. Melawan Belarusia, dua hal itu kurang terlihat.
Dalam partai penentuan kontra tanggal 15 Oktober mendatang, kesulitan serupa bisa kembali ditemui La Furia Roja. Namun, mereka seharusnya sudah 'belajar' dari Belarusia. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
ANALISIS: Spanyol 2-1 Belarusia, Nyaris Terbentur Karang Eropa Timur
Editorial 12 Oktober 2013, 14:56
-
Del Bosque Akui Spanyol Cemas Dipermalukan Belarusia
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 11:50
-
Del Bosque Pilih Valdes Bukan Karena Tak Percaya Casillas
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 10:32
-
Highlights WCQ 2014: Spanyol 2-1 Belarusia
Open Play 12 Oktober 2013, 05:33
-
Review: Dua Gol La Furia Roja Benamkan Belarusia
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 04:56
LATEST UPDATE
-
Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:54
-
Real Madrid vs Atletico Madrid: Dendam Bellingham dan Pengorbanan Demi Mbappe
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:33
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR