Bola.net - Dalam dunia sepakbola, seorang pahlawan di depan para suporternya bisa berubah menjadi seorang penghianat.
Ketika di sebuah klub, pemain cenderung untuk membangun hubungan yang kuat dengan klub tersebut dan penggemarnya. Tetapi ada kalanya pemain mengkhianati klub mereka dan menyebrang untuk bermain bersama klub rival. Dengan alasan prestasi ataupun uang.
Berikut adalah lima transfer 'penghianatan' di Premier League. (gmf/gag)
Robin van Persie, Arsenal Ke Manchester United

Untuk kasus Van Persie adalah pengkhianatan yang baru saja terjadi di musim ini. Mantan kapten Arsenal tersebut menjadi penghianat bagi The Gunners dalam hitungan beberapa saat setelah ia secara terbuka mengumumkan keputusannya untuk menolak perpanjangan kontrak di klub dan bergabung dengan Manchester United.
Bersama Arsenal Van Persie tak pernah mendapatkan gelar Premier League dan justru bersama United-lah pemain asal Belanda tersebut berhasil meraih gelar paling prestisius di ranah Inggris tersebut.
Carlos Tevez, Manchester United ke Manchester City

Sama halnya dengan kasus Cole, Tevez meninggalkan United ketika dirinya mampu memenangkan beberapa gelar bersama Setan Merah. Namun lebih memilih untuk bergabung dengan City yang berani membayar lebih mahal.
Ashley Cole Arsenal ke Chelsea

Beberapa orang akan melabeli Cole sebagai pengkhianat terbesar dalam sepak bola saat ia meninggalkan Arsenal. Pada saat ituCole yang berada di salah satu klub terbaik di dunia memilih untuk bergabung dengan tim yang menghambur-hamburkan uang demi membeli pemain.
Arsenal menawarkan kepada Cole kontrak barudengan gaji 55 ribu poundsterling per-minggu. Namun ternyata Cole menolak dan memilih bergabung dengan Chelsea di mana ia ditawari lebih dari dua kali lipat gaji yang diterima di Arsenal.
William Gallas, Chelsea-Arsenal-Tottenham

Dicintai di Chelsea, dibenci di Arsenal dan tampaknya juga terjadi di Tottenham setelah serangkaian penampilan buruknya. Setelah membuat lebih dari 150 penampilan untuk Chelsea, Gallas kemudian bergabung dengan Arsenal sebagai bagian dari pertukaran dengan Ashley Cole.
Sol Campbell, Tottenham Ke Arsenal

Pada tahun 2001 lalu, Sol Campbell meninggalkan White Hart Lane menuju Highbury. Sebuah langkah yang tidak banyak yang berani melakukannya. Campbell membiarkan kontraknya habis dan kemudian meninggalkan klub dengan bebas transfer untuk menerima tawaran dari Arsenal.
Bersama Arsenal Campbell berhasil memenangkan beberapa gelar dan sampai saat ini konon penggemar Tottenham masih belum bisa menerima hal tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suarez Dihukum FA, Fergie Kirim Simpati Untuk Liverpool
Liga Inggris 27 April 2013, 17:30
-
Rafael: Saya Ajak Neymar Gabung ke MU
Liga Inggris 27 April 2013, 15:15
-
Lewandowski pun Membuat Terpesona Opa Fergie
Liga Champions 27 April 2013, 11:05
-
Lima Transfer 'Pengkhianatan' Di Premier League
Editorial 27 April 2013, 05:30
-
Bolatainment 27 April 2013, 00:45

LATEST UPDATE
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
-
Profil Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Menanti Tuah Carlo Ancelotti
Piala Dunia 11 April 2026, 10:01
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:13
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 09:00
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 08:56
-
Hasil Lengkap Pertandingan Badminton Asia Championships 2026
Bulu Tangkis 11 April 2026, 08:47
-
Real Madrid Imbang Lawan Girona, Arbeloa Kritik Keras Wasit dan VAR
Liga Spanyol 11 April 2026, 08:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR