Bola.net - Oleh: Jeffrie Liem
"No-one can deny that Lionel Messi is an exceptional player" ucap Presiden FIFA Sepp Blatter orang nomor satu di badan tertinggi sepak bola dunia tersebut terkait pria yang baru saja memenangkan lagi Ballon d'Or.Apakah kata-kata seperti itu berlebihan? Saya kira tidak, memang akan sulit bagi setiap orang untuk menyanggah bahwa Messi memang pesepakbola yang luar biasa, rasanya pantas jika ia disebut sebagai pemain yang harus mendapatkan pengecualian.Pada akhirnya memang Messi lah yang menang lagi. Setelah memenangkannya pada tahun 2009, Lionel Messi sekali lagi dianggap sebagai pemain terbaik di dunia di tahun 2010. Tidak ada keraguan bahwa, sekarang, Lionel Messi adalah raja dari dunia sepakbola. Sepanjang sejarahnya, penghargaan FIFA selalu diberikan kepada pemenang Piala Dunia, tetapi kali ini rupanya hasilnya berbeda dari kebiasaan, salah satu pemain paling berbakat dunia saat ini mengakhiri tradisi tersebut.Mungkin sedikit tidak adil untuk Xavi dan Iniesta, yang keduanya bias dikatakan "absolutely" adalah pemain yang brilian yang berhasil memimpin Spanyol merebut Piala Dunia setelah puluhan tahun menemui kegagalan. Akan tetapi mereka dapat dikatakan "tidak beruntung" karena bermain di era yang sama dan juga di tim yang sama dengan Lionel Messi. Bahkan mereka mengakui, selama bermain bersama, bahwa bakat luar biasa Messi telah menempatkan dirinya ke tingkat level yang berbeda. Menjadi nomor 2 dan nomor 3 bukanlah hal yang buruk, terutama jika kita menganggap bahwa angka 1 memang pantas untuk Lionel Messi.Pemain asal Argentina tersebut telah memiliki tahun-tahun yang benar-benar luar biasa di Barcelona. Dalam 52 pertandingan terakhir, ia telah mencetak 61 gol, sambil juga membantu dengan lebih dari 25 assist. Ketika tampaknya tidak mungkin, ia telah meningkatkan permainannya ke tingkat yang lebih tinggi. Apa yang dilakukannya kepada Arsenal di Liga Champions tahun lalu tidak akan pernah terlupakan.Pada usia 23 tahun, Messi telah memenangkan dua Ballon d'Or, bahkan ia belum mencapai puncaknya. Dalam beberapa dekade di depannya didukung tim yang hebat di sekelilingnya, kemungkinan besar Messi akan mengalahkan mengalahkan rekor Platini, Zidane, Ronaldo dan Van Basten dengan tiga Ballon d'Or. Tanda-tandanya sudah bisa kita lihat sambil berjalannya musim ini, hanya peristiwa-peristiwa yang sangat tak terdugalah yang bisa mengambil Ballon d'Or 2011 dari Lionel Messi. Mampukah Messi?

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
"Lionel Messi is an exceptional player"
Editorial 11 Januari 2011, 14:00 -
Review Piala FA 8-9 Januari 2011
Editorial 10 Januari 2011, 18:02 -
Semangat Bangkit Kembali Bawa Malaysia Juara
Editorial 30 Desember 2010, 10:45 -
Belajar Ikhlas dari Para Suporter Timnas
Editorial 29 Desember 2010, 10:54 -
Sedih, Kecewa, dan Beban Berat "Tim Garuda"
Editorial 29 Desember 2010, 00:03
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
















KOMENTAR