Bola.net - Bola.net - Pelatih adalah salah satu jabatan yang sulit dalam sepakbola. Pelatih tentu saja bertanggung jawab penuh atas prestasi sebuah klub. Jabatan pelatih juga sangat beresiko karena menghadapi pemecatan bila tidak bisa memenuhi ekspektasi dan target klub.
Banyak yang mengira bahwa menangani klub besar akan jauh lebih mudah karena disokong oleh dana yang tidak terbatas untuk membeli pemain berkualitas. Namun, ternyata tidak semua pelatih yang menangani klub besar mampu mendapatkan hasil bagus di lapangan.
Berikut ini lima pelatih yang gagal menangani klub besar dan akhirnya dipecat.
Rafael Benitez

Benitez disambut kurang antusias oleh fans Real Madrid karena masih belum bisa melupakan Carlo Ancelotti yang telah memberikan La Decima. Pelatih asal Spanyol itu menjalani awal musim yang bagus di Santiago Bernabeu meski kerap dihujat karena menerapkan permainan pragmatis di Madrid.
Masalah kemudian muncul setelah Madrid dipermalukan di El Clasico karena kalah 0-4 dari musuh bebuyutannya Barcelona di kandang sendiri. Keadaan kemudian menjadi tidak kondusif setelah beberapa pemain Madrid sudah tidak sejalan dengan Benitez. Setelah imbang 2-2 melawan Valencia, presiden Florentino Perez kehilangan kesabaran dengan Benitez dan menggantinya dengan Zinedine Zidane.
Roy Hodgson

Roy Hodgson diangkat menjadi manajer Liverpool setelah kepergian Rafa Benitez dari klub. Dari awal kualitas Hodgson dipertanyakan karena melepas Javier Mascherano dan para para pemain yang didatangkan pada musim panas bukan pemain berkualitas sehingga mempengaruhi penampilan klub.
Pada pertengahan Oktober, Liverpool berada di zona degradasi dan Hodgson semakin berada dalam tekanan. Hodgson akhirnya dipecat pada pertengahan Januari, dan Kenny Dalglish ditunjuk sebagai manajer interim.
Luiz Felipe Scolari

Setelah Avram Grant meninggalkan klub, Chelsea kemudian mengangkat Luiz Felipe Scolari sebagai suksesornya. Scolari disambut antusias oleh semua pihak karena reputasinya yang sukses ketika menangani timnas Brasil dan Portugal.
Meskipun begitu, kiprah Scolari di Stamford Bridge ternyata tidak berjalan lama. Felipao dipecat pada Februari 2009 menyusul serangkaian hasil buruk termasuk kekalahan 0-2 dari Liverpool. Ia digantikan Guus Hiddink yang kala itu juga sedang menangani timnas Rusia.
Luigi Delneri

Delneri meninggalkan Sampdoria untuk menjadi pelatih Juventus pada Mei 2010. Ia ingin membangun Juventus sebagai sebuah tim dengan identitas dan gaya permainan yang jelas.
Namun, di bawah asuhan Delneri, Juventus memulai musim Serie A dengan hasil buruk sebelum pulih pada musim dingin dengan berada di peringkat ketiga. Hasil buruk lainnya tercipta setelah Juve kalah 7 dari 11 pertandingan pertama setelah tahun baru. Delneri kemudian dipecat pada akhir musim dan digantikan Antonio Conte.
David Moyes

Memang tidak pernah mudah untuk menggantikan Sir Alex Ferguson di Manchester United. Dan David Moyes yang dipercaya untuk menangani masa transisi Setan Merah tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Moyes ternyata hanya bertahan 10 bulan di Old Trafford. Ia gagal membawa MU lolos ke Liga Champions dan didepak saat Premier League hanya menyisakan empat pertandingan. Pemecatan Moyes membuka jalan bagi Ryan Giggs untuk menjadi manajer selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Yang Tak Bisa Tangani Klub Besar
Editorial 23 Agustus 2016, 11:35
-
Ini Penjelasan Kane Soal Insiden Sepak Pojok di Euro 2016 lalu
Liga Inggris 13 Agustus 2016, 16:10
-
Inggris Jeblok di Euro, Rooney Salahkan Hodgson
Liga Inggris 1 Agustus 2016, 11:19
-
Ternyata Roy Hodgson Dukung Vardy Tolak Arsenal
Liga Inggris 1 Agustus 2016, 10:00
-
Big Sam ke Inggris, Sunderland Minta Kompensasi Ekstra
Liga Inggris 22 Juli 2016, 10:30
LATEST UPDATE
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
-
Tempat Menonton Tottenham vs Arsenal Malam Ini, Tayang di TV Lokal?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:47
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Persib vs Persita Hari Ini: Main Jam Berapa, dan Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 15:11
-
Manchester United Siap Uji Keangkeran Stadion Baru Everton
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:02
-
Digosipkan Balik ke MU, Scott McTominay Pilih Bertahan di Napoli?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:52
-
Kabar Terbaru Mason Mount dan Matthijs De Ligt, Bisa Main di Laga Everton vs MU?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:38
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR