Bola.net - Bola.net - Membela timnas merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang pesepakbola. Pemain yang mendapat panggilan untuk membela negaranya tentu saja mempunyai kemampuan hebat dan kerap tampil luar biasanya bersama klubnya.
Meskipun begitu, ada beberapa pemain hebat yang justru kesulitan menampilkan permainan terbaiknya ketika memperkuat negaranya. Siapa sajakah mereka? Simak dalam rangkuman berikut seperti dilansir Squawka.
Steven Gerrard & Frank Lampard

Tidak diragukan lagi bahwa dua gelandang terbaik dari generasi mereka, Gerrard dan Lampard tidak bisa bekerja sama secara serempak, terutama karena mereka memiliki atribut yang sama dan kecenderungan untuk menyerang ke depan.
Meskipun keduanya sudah mengumpulkan lebih dari 100 caps untuk The Three Lions, mereka berdua meninggalkan kancah internasional di saat yang sama setelah Inggris gagal total di Piala Dunia 2014.
Carlos Tevez

Karir internasional Tevez juga bukannya tanpa kontroversi. Selama babak kualifikasi Piala Dunia 2010, ia diusir wasit dua kali dalam tiga pertandingan. Tevez juga dikucilkan dari timnas Argentina antara tahun 2011-2014 selama masa kepemimpinan Alejandro Sabella.
Mario Gomez

Sepintas, catatan 27 gol dari 66 penampilan tidaklah buruk. Namun Gomez cenderung kesulitan menampilkan yang terbaik, ia gagal mencetak gol ketika memimpin lini depan Jerman di Euro 2008.
Gomez juga kehilangan tempatnya di starting XI pada Piala Dunia 2010 dan juga absen empat tahun kemudian saat Loew dan anak buahnya mengamankan gelar dunia keempat mereka.
Eric Cantona

Cantona digadang-gadang bisa memimpin Prancis memasuki era baru setelah gagal lolos ke Piala Dunia 1994. Namun hukuman yang didapat Cantona setelah menyerang seorang fans di Selhurst Park membuatnya kehilangan ban kapten dan tempatnya dari Zinedine Zidane.
Pemain legendaris No.7 Setan Merah itu secara mengejutkan mengumumkan pensiun dari lapangan hijau pada tahun 1997, satu tahun sebelum Prancis meraih Piala Dunia pertamanya di depan pendukungnya sendiri.
Gonzalo Higuain

Higuain mempunyai catatan 26 gol dari 59 pertandingan untuk Albicieste yang tidak bisa diremehkan. Tampil melempem di final Piala Dunia melawan Jerman dan diikuti kegagalan mengeksekusi penalti di final Copa America melawan Chile, membuat namanya tercemar.
Pendukung Napoli seperti tidak akan peduli dengan semua penampilan Higuain di level internasional. Asalkan bomber 28 tahun itu bisa terus mencetak gol secara konsisten.
Diego Costa

Namun, fakta di lapangan justru berbicara lain. Costa kesulitan membuat dampak yang luar biasa ketika membela Spanyol. Ia bahkan baru bisa mencetak satu gol dalam sembilan pertandingan internasional.
Franck Ribery

Setelah Piala Dunia 2006, Ribery kesulitan mencetak gol selama 18 bulan untuk Les Bleus. Ia juga menampilkan yang terbaik di Euro 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.
Ribery gagal mengikuti Piala Dunia 2014 karena mengalami cedera dan mengumumkan pensiun dari timnas sesaat setelah itu karena alasan pribadi. Ia menutup karirnya di level internasional dengan catatan 81 caps.
Paul Scholes

Scholes sering dimainkan di posisi sayap kiri selama turnamen tersebut dan hal itu mungkin bisa menjawab mengapa bakatnya sebagian besar terbuang ketika membela The Three Lions.
Scholes pensiun dari timnas pada usia 30 dan setelah itu ia fokus memberikan tenaganya kepada Manchester United. Padahal Scholes masih bisa memberikan yang terbaik untuk Three Lions.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hamsik: Mungkin Saya Seperti Gerrard
Commercial 20 Juni 2016, 19:49
-
Pemain Hebat Yang Melempem Ketika Membela Negaranya
Editorial 20 Juni 2016, 14:37
-
Ancelotti Akui Sempat Coba Gaet Gerrard ke Milan
Liga Italia 1 Juni 2016, 03:37
-
Pemain Terbaik Yang Pernah Bermain Bersama Steven Gerrard
Editorial 31 Mei 2016, 14:37
LATEST UPDATE
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00


























KOMENTAR