Bola.net - Bola.net - Kemenangan atas Swiss di laga pemungkas tak hanya membuat Portugal sukses membalas kekalahan dari pertemuan sebelumnya, tapi juga meloloskan juara EURO 2016 itu secara otomatis ke Piala Dunia 2018. Portugal tak perlu repot-repot melakoni play-off untuk menuju putaran utama.
Portugal menyalip Swiss di tikungan terakhir dalam bentrokan langsung dengan rival mereka. Portugal sudah berhasil menjaga harga diri sebagai jawara Eropa.
Misi terlaksana.

Portugal menjamu Swiss di Lisbon pada matchday penutup Grup B kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Rabu (11/10). Ronaldo dan kawan-kawan perlu kemenangan, berapapun skornya, untuk menggusur Swiss dari posisi puncak.
Pada pertemuan pertama di Basel, tanpa Ronaldo yang cedera, Portugal tumbang 0-2. Kali ini, dipimpin sang kapten dari menit awal, pasukan Fernando Santos membalas dengan skor yang sama.
Portugal memukul Swiss 2-0. Portugal menang lewat bunuh diri Johan Djourou menit 41 dan gol Andre Silva menit 57.
Target berhasil diwujudkan. Portugal finis sebagai juara Grup B dan berhak lolos ke Rusia 2018, yang akan menjadi Piala Dunia ke-7 mereka (1966, 1986, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018).
EURO holders Portugal pip Switzerland to first place in Group B! 🇵🇹💪
⚽️ Djourou o.g.
⚽️ André Silva pic.twitter.com/7eNeZNtMes
— European Qualifiers (@EuroQualifiers) October 10, 2017
Portugal kalah tipis di segi ball possession (49% - 51%). Namun Portugal menciptakan lebih banyak peluang. Portugal melepaskan sembilan tembakan, sedangan Swiss lima tembakan.
Portugal akhirnya keluar sebagai pemenang di final showdown ini.


Ronaldo dan Silva bisa dibilang sebagai dua pilar utama Portugal di babak kualifikasi ini. Forward Real Madrid itu menyumbangkan 15 gol dan tiga assist dalam sembilan penampilan, sedangkan sang bomber AC Milan memberi kontribusi berupa sembilan gol dan satu assist dalam sepuluh penampilan.
Ronaldo sendiri hanya kalah satu gol dari Robert Lewandowski (Polandia), yang menjadi top scorer kualifikasi zona Eropa dengan 16 golnya.


Pada Piala Dunia sebelumnya (Brasil 2014), Portugal harus terlebih dahulu bersusah payah melakoni babak play-off kualifikasi setelah kalah bersaing dengan Rusia di grup mereka.
Waktu itu, Portugal diundi melawan dengan Zlatan Ibrahimovic-nya. Portugal menang agregat 4-2, di mana keempat gol itu semuanya diborong oleh Ronaldo, dan lolos ke putaran utama.

Kali ini, Portugal benar-benar tak mau kembali melakoni play-off. Terlebih lagi, kali ini Portugal mengusung status sebagai juara Eropa.
Portugal sukses melewati rintangan terakhir sekaligus menjaga harga diri mereka.
Seleccao das Quinas, selamat datang di Rusia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ozil: Saya Selalu Ingin Bermain Seperti Zidane
Liga Inggris 11 Oktober 2017, 20:02
-
Keylor Navas Diragukan Bela Madrid Lawan Tottenham
Liga Spanyol 11 Oktober 2017, 16:15
-
Kante Tak Berhasil, PSG Akan Coba Bajak Casemiro
Liga Eropa Lain 11 Oktober 2017, 15:20
-
Terjaganya Harga Diri Sang Jawara Eropa
Editorial 11 Oktober 2017, 13:09
-
Demi Kane, Madrid Akan Lepas Dua Anggota BBC
Liga Inggris 11 Oktober 2017, 12:25
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR