Bola.net - - Pertandingan antara Persela Lamongan dengan Arema FC akan menjadi laga yang sarat emosi bagi Aji Santoso. Sebab musim lalu ia sempat menukangi klub berjuluk Laskar Joko Tingkir meski hanya beberapa bulan.
Aji bahkan menganggap pertemuan antara Persela dan Arema sebagai pertandingan reuni bagi dirinya. Karena menjadi momen bagi pelatih asal Malang itu untuk bertemu dengan pengurus dan LA Mania yang dulu pernah men-support-nya.
"Saya pernah jadi pelatih di Lamongan, hubungan saya dengan manajemen dan suporter juga sangat baik, jadi saya memang ada ikatan emosional dengan Lamongan," ungkap Aji Santoso, Sabtu (20/5).
Namun, meski sempat menukangi klub Kota Soto tersebut, Aji tak akan membiarkan Arema FC kalah di Lamongan. Ia akan tetap serius menyambut laga itu. Ia ingin mengedepankan profesionalismenya sebagai seorang pelatih.
"Tapi di luar itu yang jelas bisa dikatakan, Persela Lamongan, pengurus maupun LA Mania ini bisa saya katakan keluarga. Karena mereka support saya, bahkan saya bisa menjadi sepeti ini salah satunya karena Persela," imbuhnya.
Hanya saja menurut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu, Persela Lamongan banyak berubah. Banyak pemain baru yang bergabung, termasuk pemain asing, hanya Ivan Carlos yang pernah bersamanya.
Klik juga:
- Rafli Ingin Hentikan Tren Negatif Arema FC
- Persela Ogah Remehkan Arema FC
- Persela Bukan Lawan yang Mudah Bagi Arema FC
- Persija Sudah Siap Hadapi Bali United
- Bawa Madura Bekuk PS TNI, Ini Kata Greg Nwokolo
- Nil Maizar Segera Evaluasi Kinerja Semen Padang
- Trik Hargianto Bawa Persija Raih Kemenangan Lawan Bali United
- Maklumi Tindakan Marcel, Nil Maizar Pertanyakan Wasit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fahmi Al-Ayyubi Incar Gawang Kurnia Meiga
Bola Indonesia 20 Mei 2017, 23:40
-
Aji Santoso Hadapi Laga Sarat Emosi di Lamongan
Bola Indonesia 20 Mei 2017, 22:39 -
Rafli Ingin Hentikan Tren Negatif Arema FC
Bola Indonesia 20 Mei 2017, 20:22
-
Persela Ogah Remehkan Arema FC
Bola Indonesia 20 Mei 2017, 20:16
-
Persela Bukan Lawan yang Mudah Bagi Arema FC
Bola Indonesia 20 Mei 2017, 19:13
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR