
Bola.net - Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Nico Afinta buka suara terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Ia menyebut anak buahnya melepaskan gas air mata karena Aremania sudah bertindak anarkis.
Pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022/23 antara Arema FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya berakhir ricuh. Ribuan Aremania masuk ke lapangan usai tim kesayangan mereka kalah 3-2 dari sang tamu.
Alhasil situasi menjadi rusuh di dalam stadion Kanjuruhan. Sehingga anggota kepolisian yang bertugas menembakkan gas air mata ke arah penonton untuk memecah massa.
Namun keputusan Polisi ini mendapatkan kritikan keras dari seluruh elemen masyarakat. Pasalnya tembakan gas air mata ini disebut menjadi penyebab ratusan nyawa meninggal dunia di stadion Kanjuruhan, di mana FIFA sendiri sudah melarang penggunaan gas air mata dalam menangani kerusuhan di pertandingan sepak bola.
Simak keterangan Kepolisian terkait penggunaan gas air mata itu di bawah ini.
Kekecewaan Fans
Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Nico Afinta mencoba menjelaskan kronologi yang terjadi di stadion Kanjuruhan itu. Ia menyebut bahwa kerusuhan ini dimulai karena kekecewaan Aremania yang melihat timnya kalah.
"Permasalahan terjadi pada saat pertandingan telah selesai, di mana ada kekecewaan penonton [Aremania] melihat timnya yang tidak pernah kalah selama 23 tahun di kandang sendiri [melawan Persebaya] namun malam ini menelan kekalahan," ungkap Nico.
"Rasa Kekecewaan itu yang menggerakan para penonton turun ke tengah lapangan untuk mencari pemain dan official untuk menanyakan mengapa bisa sampai kalah," lanjutnya.
Massa Sudah Anarkis
Mengenai penggunaan gas air mata, Nico menyebut bahwa pihaknya sudah mencoba menggunakan cara persuasi. Namun massa disebut kian anarkis sehingga petugas mereka terpaksa menembakkan gas air mata di situasi tersebut.
"Oleh karena itu tim pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan untuk mengejar para pemain," beber Nico.
"Dalam prosesnya itu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan, pihak keamanan melepaskan gas air mata karena sudah anarkis, karena massa sudah menyerang petugas, sudah merusak mobil," terang orang nomor satu di Kepolisian Jawa Timur tersebut.
Jadi Penyebab
Nico tidak menampik bahwa penembakan gas air mata itu menjadi salah satu penyebab meninggalnya banyakj Aremania. Ia menyebut bahwa terjadi penumpukan di pintu keluar akibat tembakan gas air mata itu sehingga banyak yang kekurangan oksigen dan meninggal dunia.
"Karena gas air mata mereka [Aremania] pergi keluar ke satu titik di pintu keluar, kalau tidak salah pintu 10 atau pintu 12, Kemudian terjadi penumpukan," beber Nico.
"Dalam proses penumpukan itulah tejradi sesak nafas dan kekurangan oksigen, di mana tim medis dan tim gabungan memberikan mencoba memberikan upaya pertolongan kemnudian juga dilakukan evakuasi ke beberapa rumah sakit," imbuhnya.
Korban Nyawa
Pihak Kepolisian Jawa Timur sendiri juga mengumumkan jumlah korban jiwa di tragedi Kanjuruhan tersebut.
Mereka mengonfirmasi ada total 127 Aremania yang berpulang, di mana 34 orang meninggal di Stadion, 93 meninggal di rumah sakit dan 180 orang masih mendapatkan perawatan intensif.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketua Umum PSSI: Arema FC Dilarang Gelar Laga Kandang di Sisa Liga 1 2022/23
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 08:37
-
Korban Tragedi Kanjuruhan, 127 Jiwa Melayang
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 05:37
-
Laga Arema FC vs Persebaya Berakhir Ricuh, 9 Suporter Meninggal Dunia
Bola Indonesia 2 Oktober 2022, 00:23
-
Bek Persebaya Tak Keder dengan 'Teror' Aremania di Stadion Kanjuruhan
Bola Indonesia 30 September 2022, 21:22
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
-
Manchester City Masih Minati Enzo Fernandez, Chelsea Tak Bergeming!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR