"Kita membenahi permainan satu sentuhan kita karena kita ingin memberi sesuatu yang baru bagi Indonesia," ujar Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija.
"Kita akan bermain dengan cara baru, yang lebih agresif. Orang-orang, terutama Aremania, akan menyukai hal ini," sambungnya.
Menurut Milo, ia paham tipe permainan yang disukai Aremania. Menurutnya, mereka suka tipe permainan cepat, agresif dan banyak menyuguhkan aksi pemain.
"Mereka tidak suka permainan yang membosankan," tutur pelatih asal Makedonia ini.
Sementara itu, Milo sendiri mengaku optimistis anak asuhnya bisa menunjukkan permainan seperti yang ia harap. Pasalnya, menurutnya, skuat yang dimiliki saat ini sangat mumpuni.
"Kita punya pemain-pemain hebat. Tak hanya di starting eleven, kita punya pemain-pemain lain yang memiliki kelebihan masing-masing," tandasnya. [initial]
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Cronus Ingin Berikan Hal Baru Bagi Indonesia
Bola Indonesia 22 April 2016, 23:05
-
Kontra Persija, Arema Cronus Jajal Gustavo
Bola Indonesia 16 April 2016, 12:36
-
Jajal Persija Jakarta, Arema Cronus Tanpa Target Khusus
Bola Indonesia 16 April 2016, 09:30
-
Arema Cronus Pilih Lawan Surabaya United Ketimbang Persib
Bola Indonesia 12 April 2016, 20:25
-
Arema Cronus Rencanakan Uji Coba Kontra Surabaya United
Bola Indonesia 11 April 2016, 22:27
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR