
Bola.net - Mepetnya jadwal antarpertandingan Shopee Liga 1 musim 2019 disebut manajemen Arema FC tak hanya berpengaruh pada performa tim. Secara bisnis, klub berlogo singa mengepal ini pun mengaku terganggu dengan singkatnya jeda antarpertandingan.
"Secara bisnis, dan tentu saja finansial, kami tentu sangat terpengaruh dengan mepetnya jadwal antarpertandingan," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Jika ada dua laga kandang dengan jangka waktu yang berdekatan, pasti salah satunya tidak laku. Hal ini tak akan terjadi jika jadwal antarlaga bisa sedikit lebih lama," sambungnya.
Menurut Ruddy, Arema sudah beberapa kali merasakan hal seperti ini. Jika ada dua laga kandang yang berdekatan, salah satunya dipastikan bakal sepi.
"Daya beli suporter belum sampai seperti itu. Hal ini tentu berbeda jika ada jeda yang cukup, misalnya dua pekan," tuturnya.
Sebelumnya, Arema menyebut bahwa jadwal merupakan salah satu penyebab tersendatnya langkah mereka pada beberapa laga belakangan ini. Dalam lima laga terakhir, yang dihelat dalam jangka waktu 16 hari, Arema hanya mampu meraih sekali kemenangan.
Dalam empat laga lainnya, skuad besutan Milomir Seslija ini hanya mampu dua kali bermain imbang dan dua kali kalah.
Saat ini, Arema berada di peringkat enam klasemen sementara Shopee Liga 1 musim 2019. Makan Konate dan kawan-kawan mengoleksi 38 angka dari 25 laga, berselisih 17 poin dari Bali United yang bercokol di puncak klasemen.
Bagaimana usulan Arema terkait jadwal kompetisi musim depan? Simak di bawah ini.
Bermain Sepekan Sekali
Ruddy berharap hal macam ini tak terjadi lagi musim depan. Idealnya, menurut manajer berusia 48 tahun tersebut, pertandingan bisa dihelat dengan jangka sepekan.
"Dengan jangka sepekan secara teknis pemain memiliki kesempatan untuk recovery dengan baik," kata Ruddy.
"Sementara, secara bisnis, peluang penonton datang langsung ke stadion lebih besar jika jarak antarpertandingan lebih lama," sambungnya.
Ruddy sendiri mengaku optimistis jadwal musim depan bisa lebih bersahabat. Pasalnya, tak ada lagi agenda politik yang membuat kick-off kompetisi molor, seperti musim ini.
"Insyaallah, urusan jadwal bisa lebih bagus lagi ke depannya. Kami optimistis," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dedik Setiawan Siap Jalani Operasi Penggantian ACL
Bola Indonesia 6 November 2019, 20:37
-
Arema Mengaku Jadwal Mepet Berpengaruh Juga pada Aspek Bisnis
Bola Indonesia 6 November 2019, 03:28
-
Arema Menilai Madura United Bukan Tim Sembarangan
Bola Indonesia 6 November 2019, 02:20
-
Pelatih Arema Bantah Timnya Berada Dalam Tekanan
Bola Indonesia 6 November 2019, 01:23
-
Manajemen Arema Sebut Ada Hikmah di Balik Absennya Dedik dan Comvalius
Bola Indonesia 6 November 2019, 00:44
LATEST UPDATE
-
Pelatih Dadakan Chelsea Akui 24 Jam yang Gila Menjelang Man City vs Chelsea
Liga Inggris 4 Januari 2026, 16:01
-
Jadwal Nonton Live Streaming Leeds vs MU Malam Ini, 4 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 15:49
-
Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
News 4 Januari 2026, 15:41
-
Tempat Menonton Leeds vs Man Utd Hari Ini: Tayang di Mana, Main Jam Berapa?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 15:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43



















KOMENTAR