ASBWI Gaungkan Ruang Olahraga Aman untuk Perempuan dan Anak

ASBWI Gaungkan Ruang Olahraga Aman untuk Perempuan dan Anak
Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) menggelar workshop hybrid dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (c) Dok. ASBWI

Bola.net - Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) menggelar workshop hybrid dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional. Kegiatan ini mengangkat isu perlindungan perempuan dan anak dalam dunia olahraga.

Workshop tersebut mengusung tema “Play with Heart, Protect with Action.” Agenda ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor olahraga hingga pemerintah.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari PSSI serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan olahraga yang aman dan inklusif.

Fokus utama pembahasan dalam workshop ini adalah perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam aktivitas olahraga. Sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang disoroti dalam forum tersebut.

Ratusan peserta mengikuti kegiatan ini secara langsung maupun daring. Mereka terdiri dari peserta umum, anggota klub ASBWI, hingga perwakilan ASBWI dari berbagai provinsi.

Para narasumber dalam diskusi menekankan bahwa perkembangan olahraga perlu dibarengi dengan komitmen terhadap keamanan atlet. Hal itu dinilai penting agar para pemain dapat beraktivitas dalam lingkungan yang mendukung.

1 dari 2 halaman

Bagian Penting

Wakil Ketua Umum (Waketum) ASBWI, Monica Desideria menegaskan bahwa perlindungan atlet perempuan menjadi bagian penting dalam pengembangan sepak bola wanita di Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa para pemain wanita dapat berlatih dan bertanding dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi,” ujar Monica.

2 dari 2 halaman

Ciptakan Ruang Aman

Komitmen serupa juga disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi ruang yang aman bagi semua pihak yang terlibat.

“Sepak bola harus menjadi ruang yang aman bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya. Karena itu, perlindungan perempuan dan anak menjadi perhatian penting bagi PSSI,” ungkap Vivin Cahyani.

Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM KemenPPPA, Ratna Susianawati turut menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting dalam menciptakan ruang olahraga yang lebih ramah bagi perempuan dan anak.

"Melalui forum ini juga diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga aman dan inklusif bagi semua," imbuhnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL