Bola.net - Direktur PT Persija Jaya, Bambang Sucipto, memastikan sudah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT). Itu menyusul hasil sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) yang memenangkan gugatan perebutan nama Persija Jakarta oleh Ferry Paulus pada Selasa (23/10).
Sesuai AD/ART, Bambang tetap berprinsip jika Ferry Paulus dan kawan-kawan tidak berhak menggunakan nama Persija Jakarta dan mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL).
"Kami optimis menang di PT. Namun kalau gagal, kami sudah siapkan rencana lanjutan, yakni melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA)," terangnya.
"Kini, pernyataan banding sudah dikirimkan ke PT, sedangkan memori banding baru diproses Senin (12/11). Sebab, putusannya masih belum utuh," ujarnya.
Optimisme yang menggelayut dibenak ayah dari pesepak bola Airlangga Sucipto tersebut, dikarenakan Ferry Paulus hanya memenangkan intervensinya, dan bukan gugatannya. Bahkan dikatakannya lagi, inti gugatan ditolak semua oleh pihak PN Jaktim. Termasuk, gugatan sebesar Rp 100 miliar. Apalagi dilanjutkannya, PT Persija Jaya secara resmi terdaftar di FIFA.
"Begitupun, sampai nomor Transfer Matching System (TMS) pemain asing, pihak kami yang pegang," imbuhnya.
"Kami juga mendapatkan dukungan 16 dari 33 klub anggota Persija Jakarta. Sampai manapun persidangan digelar, kami akan perjuangkan Persija Jakarta yang resmi di bawah PT Persija Jaya. Sebab, saya yang mendirikannya sejak 2008 silam," pungkasnya.
Konflik intervensi dualisme Persija Jakarta yang mulai diproses sejak 7 Februari 2012, berakhir Selasa (23/10). Majelis Hakim PN Jaktim mengeluarkan tiga keputusan yang berbunyi, PT Persija Jaya (versi Bambang Sucipto) bukan sebagai administrator Persija Jakarta. Kedua, adanya putusan tersebut maka PT Persija Jaya tidak berhak memakai nama Persija Jakarta. Lalu ketiga, PT Persija Jaya harus membatalkan pendaftaran atas nama Persija Jakarta di kompetisi IPL musim 2011/2012. (esa/dzi)
Sesuai AD/ART, Bambang tetap berprinsip jika Ferry Paulus dan kawan-kawan tidak berhak menggunakan nama Persija Jakarta dan mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL).
"Kami optimis menang di PT. Namun kalau gagal, kami sudah siapkan rencana lanjutan, yakni melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA)," terangnya.
"Kini, pernyataan banding sudah dikirimkan ke PT, sedangkan memori banding baru diproses Senin (12/11). Sebab, putusannya masih belum utuh," ujarnya.
Optimisme yang menggelayut dibenak ayah dari pesepak bola Airlangga Sucipto tersebut, dikarenakan Ferry Paulus hanya memenangkan intervensinya, dan bukan gugatannya. Bahkan dikatakannya lagi, inti gugatan ditolak semua oleh pihak PN Jaktim. Termasuk, gugatan sebesar Rp 100 miliar. Apalagi dilanjutkannya, PT Persija Jaya secara resmi terdaftar di FIFA.
"Begitupun, sampai nomor Transfer Matching System (TMS) pemain asing, pihak kami yang pegang," imbuhnya.
"Kami juga mendapatkan dukungan 16 dari 33 klub anggota Persija Jakarta. Sampai manapun persidangan digelar, kami akan perjuangkan Persija Jakarta yang resmi di bawah PT Persija Jaya. Sebab, saya yang mendirikannya sejak 2008 silam," pungkasnya.
Konflik intervensi dualisme Persija Jakarta yang mulai diproses sejak 7 Februari 2012, berakhir Selasa (23/10). Majelis Hakim PN Jaktim mengeluarkan tiga keputusan yang berbunyi, PT Persija Jaya (versi Bambang Sucipto) bukan sebagai administrator Persija Jakarta. Kedua, adanya putusan tersebut maka PT Persija Jaya tidak berhak memakai nama Persija Jakarta. Lalu ketiga, PT Persija Jaya harus membatalkan pendaftaran atas nama Persija Jakarta di kompetisi IPL musim 2011/2012. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bambang Sucipto Optimis Menang di Pengadilan Tinggi
Bola Indonesia 7 November 2012, 17:08
-
Siap Banding, Bambang Tunggu Salinan Dari PN Jaktim
Bola Indonesia 26 Oktober 2012, 06:17
-
Persija IPL Siap Gugat Ferry Paulus Ke PT Dan MA
Bola Indonesia 24 Oktober 2012, 09:05
-
Gubernur DKI Siapkan Stadion Senilai Rp 1,5 T Untuk Persija
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 20:00
-
PSSI Tak Mau Gegabah Sikapi Kemenangan Ferry Paulus
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 19:45
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR