Bola.net - Sriwijaya FC sukses mengemas poin penuh pada laga perdana Piala Presiden. Menghadapi PSGC Ciamis, di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (01/09), Titus Bonai dan kawan-kawan sukses mengemas kemenangan tipis 1-0. Gol semata wayang kemenangan mereka dicetak Syakir Sulaiman pada menit 24.
Meski skuat mereka tak segemerlap Sriwijaya FC, PSGC tak gentar. Mengandalkan kolektivitas tim, mereka menekan pertahanan Laskar Wong Kito.
Enam menit laga berjalan, PSGC memiliki peluang emas. Lolos dari jebakan offside, Osas Saha mendapat sodoran bola dari Budiawan. Namun, Dian Agus Prasetyo sigap meninggalkan gawangnya dan menyapu bola ke luar lapangan.
Menit 12, Saha kembali mendapat peluang. Memanfaatkan umpan silang Arip Budiman, eks pemain Semen Padang ini menanduk bola ke gawang Sriwijaya. Sayang kali ini bola hanya tipis meluncur ke sisi kiri gawang Dian Agus.
Asyik menyerang, gawang PSGC justru bobol. Memanfaatkan bola liar -hasil tepisan Irpan- Syakir Suleiman mencetak gol. Ia menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Unggul satu gol, Sriwijaya terus berupaya menekan pertahanan PSGC. Sementara, PSGC melancarkan serangan balik sporadis ke pertahanan Sriwijaya.
Menit 31, PSGC memiliki peluang melalui sepakan bebas Andi Dwi Kurniawan. Namun, bola masih bergulir tipis dari pojok kanan bawah Sriwijaya.
Sriwijaya terus menekan pertahanan PSGC. Namun, serangan demi serangan mereka selalu kandas di benteng pertahanan PSGC. Walhasil, sampai laga babak pertama usai, kedudukan tak berubah.
Pada babak kedua, Sriwijaya mengambil alih inisiatif permainan. Memanfaatkan kecepatan Titus Bonai dan Yohanis Nabar, mereka berupaya membongkar pertahanan PSGC.
Sementara, PSGC tetap mengandalkan serangan sporadis mereka. Namun, lemahnya akurasi umpan membuat serangan mereka selalu kandas.
Menit 60, Patrich Wanggai melakukan aksi individu menerobos kotak penalti PSGC. Namun, sepakannya masih tepat ke pelukan penjaga gawang PSGC, Irpan.
Mendapat dukungan pendukung mereka di Kanjuruhan, PSGC tak bisa mengembangkan permainan. Mereka terus membuat kesalahan-kesalahan sendiri. Walhasil, Sriwijaya leluasa mengendalikan permainan.
Berupaya meningkatkan daya gedor, Sriwijaya memasukkan Musafri dan Syaiful Indra Cahya. Mereka menggantikan Patrich Wanggai dan Wildansyah pada menit 70.
Menit 72, Musafri langsung mendapat peluang. Namun, bola yang mengarah kepadanya di mulut kotak penalti PSGC masih bisa dipotong bek PSGC.
PSGC memiliki peluang menyamakan kedudukan pada menit 78 melalui Osas Saha. Namun, Saha terjatuh dan bola disapu keluar lapangan oleh pemain Sriwijaya.
Lima menit sebelum laga usai, mereka kembali memiliki peluang melalui sepakan bebas Ganjar Kurniawan. Namun, pemain belakang Sriwijaya sukses menghalau bola yang meluncur deras ke gawang Dian Agus.
Menit 87, Anis Nabar nyaris menggandakan kedudukan. Namun, kali ini, M. Irpan sigap menepis bola yang mengarah ke pojok kiri bawah gawangnya.
Jelang laga usai, Sriwijaya terus menekan pertahanan PSGC. Namun sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang tak ada gol tercipta.[initial]
(den/yp)
Meski skuat mereka tak segemerlap Sriwijaya FC, PSGC tak gentar. Mengandalkan kolektivitas tim, mereka menekan pertahanan Laskar Wong Kito.
Enam menit laga berjalan, PSGC memiliki peluang emas. Lolos dari jebakan offside, Osas Saha mendapat sodoran bola dari Budiawan. Namun, Dian Agus Prasetyo sigap meninggalkan gawangnya dan menyapu bola ke luar lapangan.
Menit 12, Saha kembali mendapat peluang. Memanfaatkan umpan silang Arip Budiman, eks pemain Semen Padang ini menanduk bola ke gawang Sriwijaya. Sayang kali ini bola hanya tipis meluncur ke sisi kiri gawang Dian Agus.
Asyik menyerang, gawang PSGC justru bobol. Memanfaatkan bola liar -hasil tepisan Irpan- Syakir Suleiman mencetak gol. Ia menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Unggul satu gol, Sriwijaya terus berupaya menekan pertahanan PSGC. Sementara, PSGC melancarkan serangan balik sporadis ke pertahanan Sriwijaya.
Menit 31, PSGC memiliki peluang melalui sepakan bebas Andi Dwi Kurniawan. Namun, bola masih bergulir tipis dari pojok kanan bawah Sriwijaya.
Sriwijaya terus menekan pertahanan PSGC. Namun, serangan demi serangan mereka selalu kandas di benteng pertahanan PSGC. Walhasil, sampai laga babak pertama usai, kedudukan tak berubah.
Pada babak kedua, Sriwijaya mengambil alih inisiatif permainan. Memanfaatkan kecepatan Titus Bonai dan Yohanis Nabar, mereka berupaya membongkar pertahanan PSGC.
Sementara, PSGC tetap mengandalkan serangan sporadis mereka. Namun, lemahnya akurasi umpan membuat serangan mereka selalu kandas.
Menit 60, Patrich Wanggai melakukan aksi individu menerobos kotak penalti PSGC. Namun, sepakannya masih tepat ke pelukan penjaga gawang PSGC, Irpan.
Mendapat dukungan pendukung mereka di Kanjuruhan, PSGC tak bisa mengembangkan permainan. Mereka terus membuat kesalahan-kesalahan sendiri. Walhasil, Sriwijaya leluasa mengendalikan permainan.
Berupaya meningkatkan daya gedor, Sriwijaya memasukkan Musafri dan Syaiful Indra Cahya. Mereka menggantikan Patrich Wanggai dan Wildansyah pada menit 70.
Menit 72, Musafri langsung mendapat peluang. Namun, bola yang mengarah kepadanya di mulut kotak penalti PSGC masih bisa dipotong bek PSGC.
PSGC memiliki peluang menyamakan kedudukan pada menit 78 melalui Osas Saha. Namun, Saha terjatuh dan bola disapu keluar lapangan oleh pemain Sriwijaya.
Lima menit sebelum laga usai, mereka kembali memiliki peluang melalui sepakan bebas Ganjar Kurniawan. Namun, pemain belakang Sriwijaya sukses menghalau bola yang meluncur deras ke gawang Dian Agus.
Menit 87, Anis Nabar nyaris menggandakan kedudukan. Namun, kali ini, M. Irpan sigap menepis bola yang mengarah ke pojok kiri bawah gawangnya.
Jelang laga usai, Sriwijaya terus menekan pertahanan PSGC. Namun sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang tak ada gol tercipta.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk PSGC, Sriwijaya Akui Masih Banyak Kelemahan
Bola Indonesia 1 September 2015, 19:04
-
Bekuk PSGC, Sriwijaya FC Raih Poin Penuh di Laga Perdana
Bola Indonesia 1 September 2015, 17:07
-
Hadapi PSGC, Sriwijaya Turunkan Tim Inti
Bola Indonesia 1 September 2015, 15:08
-
Yu Hyun Koo Berharap Bisa Bantu SFC Juara Piala Presiden
Bola Indonesia 25 Agustus 2015, 21:31
-
Jadi Tuan Rumah Grup B, Arema Cronus Mengaku Tak Diuntungkan
Bola Indonesia 14 Agustus 2015, 22:08
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR