Menurut Bepe, sapaan karib Bambang, banyaknya turnamen yang mewarnai kancah sepakbola nasional ternyata tak mampu menggantikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang terhenti. Sistem yang dipakai di turnamen dirasa tak sesuai dengan keinginan para pesepakbola.
"Saya berpikir sistem turnamen ini membuat kami menjadi pengecut. Artinya sistem perbaikan ini menjadi sebuah kemunduran," ujar Bepe kepada wartawan di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1)
Ikon Persija Jakarta ini juga menilai jika sistem turnamen yang jangka waktunya tak panjang membuat tim menjadi sewenang-wenang. Para pemain dituntut lebih, namun tidak mendapatkan imbalan yang sesuai.
"Dengan turnamen yang singkat, sebuah tim bisa semena-mena dengan hak pemain. Kasarnya, pemain dipaksa memberikan 100 persen. Kalau berhasil ya baru dapat imbalan," tutupnya [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bepe: Sepakbola Indonesia Alami Kemunduran
Bola Indonesia 14 Januari 2016, 19:49
-
Harapan Ismed Sofyan Untuk Bambang Pamungkas
Bola Indonesia 8 Desember 2015, 13:33
-
Ini Harapan Bepe Dengan Digelarnya Rusun Cup 2015
Bola Indonesia 24 Oktober 2015, 19:16
-
APPI Koreksi Pelaksanaan Piala Presiden dan Kemerdekaan
Bola Indonesia 20 Oktober 2015, 03:13
-
Inilah 5 Veteran Sepakbola di Daratan Asia Tenggara
Editorial 21 September 2015, 11:23
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR