Bola.net - - Mengembalikan semangat juang para pemain Bhayangkara FC menjadi tugas utama Ibnu Grahan. Sebagai pelatih kepala di tim ini, Ibnu harus memompa fighting spirit Indra Kahfi dan kolega, untuk meraup hasil bagus lawan Semen Padang, Selasa (6/12) sore nanti.
Bukan rahasia lagi jika Bhayangkara FC sering tampil loyo ketika tanding di kandang sendiri, Stadion Gelora Delta Sidoarjo. PSM Makassar, Persipura Jayapura, Madura United, Sriwijaya FC dan Arema Cronus adalah deretan tim-tim yang pernah mempermalukan Bhayangkara FC di Sidoarjo.
Tak ingin kehilangan banyak poin di kandang, utamanya pada penghujung musim, Ibnu menekankan pemainnya untuk tampil lebih dari 100 persen. "Kita akan terus memompa semangat anak-anak dan berjuang mati-matian bermain di kandang kami," ucap pelatih asal Surabaya ini.
Ibnu juga menegaskan, Bhayangkara FC mengincar kemenangan di pertandingan tersebut. "Kami harus memanfaatkan momentum bermain di kandang sendiri dengan meraih kemenangan," tegas Ibnu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semen Padang Nikmati Satu Poin di Sidoarjo
Bola Indonesia 6 Desember 2016, 19:39
-
Mengenaskan, Bhayangkara FC Lima Kali Gagal Menang
Bola Indonesia 6 Desember 2016, 18:54
-
Bhayangkara FC Harus Main Dengan Fighting Spirit Tinggi
Bola Indonesia 6 Desember 2016, 11:16
-
Semen Padang Yakin Curi Poin di Sidoarjo
Bola Indonesia 5 Desember 2016, 22:49
-
Bhayangkara FC Ingin Akhiri Tren Buruk
Bola Indonesia 5 Desember 2016, 16:23
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR