Bola.net - Menjadi pesepakbola profesional, tengah menjadi cita-cita dari anak usia pelajar di Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI), Taufik Jursal Effendy, mengingatkan agar pendidikan tidak boleh dilupakan.
Sebab, hal tersebut sebagai persiapan masa setelah selesai jadi bintang sepak bola. Hal tersebut, mendorong ASSBI, Legenda Football Academy (LFA) dan SMKplus AN-Nadwah, kerja bareng untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri, berpengetahuan luas, berdaya saing tinggi dan berwawasan global serta berprestasi sepak bola. Selain itu, mampu tampil mumpuni, kompetitif, beriman dan bertaqwa.
Dipaprkannya, latihan dan pemondokan, digelar di Lapangan Sepakbola LFA, di Tambun, Bekasi. SMKplus An-Nadwah menggunakan kurikulum resmi nasional Departemen Pendidikan Nasional yang dikembangkan secara mandiri dan terkareditasi A.
"Selain itu, program kurikulum yang seimbang antara pendidikan di bidang agama, pengembangan teknik komputer jaringan (TKJ), teknik otomotif dan meningkatkan skill serta kemampuan sepak bola," ungkapnya.
"Dalam pembinaan sepak bola, yang utama tentu lapangan yang representatif. Selain itu, program sepak bola langsung ditangani pelatih-pelatih berpengalaman. Di antaranya, Warta Kusuma (mantan pemain Timnas Indonesia) dan Omar Calam (sertificate Liverpool Football Academy)," imbuhnya.
Selain itu, ASSBI dan LFA menggaransi rutin mengikuti kompetisi pada jenjang usia yang setara. Sedangkan siswa berprestasi terbaik dapat terpilih bermain pada tournament IBER CUP Estoril Portugal.
"Seleksi akan dimulai pada 21 April- 10 Mei 2015. Dengan begitu, sekolah dan olahraga tidak sulit dijalani bersamaan. Prestasi sepak bola bisa diwujudkan tanpa meninggalkan sekolah," pungkasnya.Bocah Indonesia Berpeluang Tampil di Portugal. (esa/pra)
Sebab, hal tersebut sebagai persiapan masa setelah selesai jadi bintang sepak bola. Hal tersebut, mendorong ASSBI, Legenda Football Academy (LFA) dan SMKplus AN-Nadwah, kerja bareng untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri, berpengetahuan luas, berdaya saing tinggi dan berwawasan global serta berprestasi sepak bola. Selain itu, mampu tampil mumpuni, kompetitif, beriman dan bertaqwa.
Dipaprkannya, latihan dan pemondokan, digelar di Lapangan Sepakbola LFA, di Tambun, Bekasi. SMKplus An-Nadwah menggunakan kurikulum resmi nasional Departemen Pendidikan Nasional yang dikembangkan secara mandiri dan terkareditasi A.
"Selain itu, program kurikulum yang seimbang antara pendidikan di bidang agama, pengembangan teknik komputer jaringan (TKJ), teknik otomotif dan meningkatkan skill serta kemampuan sepak bola," ungkapnya.
"Dalam pembinaan sepak bola, yang utama tentu lapangan yang representatif. Selain itu, program sepak bola langsung ditangani pelatih-pelatih berpengalaman. Di antaranya, Warta Kusuma (mantan pemain Timnas Indonesia) dan Omar Calam (sertificate Liverpool Football Academy)," imbuhnya.
Selain itu, ASSBI dan LFA menggaransi rutin mengikuti kompetisi pada jenjang usia yang setara. Sedangkan siswa berprestasi terbaik dapat terpilih bermain pada tournament IBER CUP Estoril Portugal.
"Seleksi akan dimulai pada 21 April- 10 Mei 2015. Dengan begitu, sekolah dan olahraga tidak sulit dijalani bersamaan. Prestasi sepak bola bisa diwujudkan tanpa meninggalkan sekolah," pungkasnya.Bocah Indonesia Berpeluang Tampil di Portugal. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bocah Indonesia Berpeluang Tampil di Portugal
Bola Indonesia 17 Maret 2015, 15:12
-
ASSBI dan LFA Gabungkan Pelatihan Sepakbola dan Pendidikan
Bola Indonesia 13 Maret 2015, 20:44
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















KOMENTAR