"Dulu, banyak yang beranggapan dengan pembekuan PSSI, sepakbola Indonesia akan mati. Pemain-pemain Indonesia tidak bisa tampil di luar negeri. Kita juga tak boleh mendatangkan pemain asing di kompetisi domestik. Tapi, faktanya semua itu tak terjadi," ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, Kamis (11/02).
"Banyaknya turnamen yang sudah dan akan digelar juga menjadi bukti banyak pihak dan personel yang sejatinya mampu mengelola kompetisi profesional dengan segala terobosannya," sambungnya.
Sebelumnya, sejumlah turnamen telah digelar usai dihentikannya kompetisi oleh PSSI. Menyebut beberapa di antaranya, ada Piala Presiden, Piala Kemerdekaan dan Piala Jenderal Sudirman. Selain itu, masih ada banyak ajang lain yang juga dihelat.
Sementara itu, Heru juga mengaku ada kerugian dari jatuhnya sanksi FIFA, pada 30 Mei 2015 lalu. Salah satunya adalah sepakbola Indonesia tak bisa tampil di ajang internasional. Namun, ada hikmah di balik hal ini.
"Kita bisa menata ulang format dan sistem kompetisi sepakbola profesional Indonesia sesuai dengan standar lisensi FIFA dan AFC, yang selama ini kerap diabaikan," tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BOPI Apresiasi Maraknya Ajang Sepakbola Pasca Pembekuan PSSI
Bola Indonesia 11 Februari 2016, 18:47
-
Noor Aman: Pembubaran BOPI Belum Final
Bola Indonesia 2 Februari 2016, 13:46
-
Kemenpora Minta Rekomendasi Pembubaran BOPI Dicabut
Bola Indonesia 2 Februari 2016, 13:33
-
BOPI Kembali Tegaskan Tak Pernah Larang Kompetisi
Bola Indonesia 2 Februari 2016, 13:32
-
Ini Alasan Komisi X DRI RI Dukung Pembubaran BOPI
Bola Indonesia 1 Februari 2016, 23:06
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR