Bola.net - PSGC membuat kejutan kala menghadapi Persela Lamongan pada laga lanjutan Grup B Piala Presiden. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (05/09), anak asuh Heri Rafni Kotari ini berhasil menahan imbang Persela Lamongan dengan skor 1-1.
PSGC tak gentar meski lawan yang dihadapi satu level di atas mereka. Begitu laga dimulai, mereka langsung merangsek pertahanan Persela Lamongan begitu laga dimulai.
Belum genap semenit laga berselang, Osas Saha melepas sepakan keras ke gawang Persela. Namun beruntung bagi Persela, Choirul Huda sigap menangkap bola yang meluncur deras.
Lima menit berselang, Huda kembali sukses menyelamatkan gawangnya. Kali ini, ia berhasil menepis bola sepakan spekulasi Susanto yang mengarah tepat ke pojok kiri atas gawangnya.
Persela sendiri berupaya melancarkan serangan balasan ke pertahanan PSGC. Namun, serangan yang dihalang Jules Basile dan kawan-kawan masih terus kandas di pertahanan PSGC.
Menit 19, umpan Budiawan melewati benteng pertahanan Persela Lamongan. Osas Saha yang berupaya mengejar bola dilanggar Eki Taufik di kotakk penalti Persela. Walhasil, wasit. Dwi Purba menunjuk titik putih. Tanpa kesulitan, Saha menaklukkan Huda dan membawa PSGC unggul.
Tertinggal satu gol, Persela Lamongan menaikkan tempo serangan. Namun, serangan-serangan sporadis mereka selalu kandas.
Menit 25, Zaenal Arifin melepas umpan silang ke mulut gawang PSGC. Namun, aliran bola terlalu deras dan membuat Bjahil Chalwa gagal memanfaatkan umpan tersebut.
Semenit berselang, giliran Zaenal Arifin memiliki peluang menyamakan kedudukan. Namun kali ini sepakannya terlalu lemah dan mudah diantisipasi penjaga gawang PSGC, Irpan.
PSGC sendiri berupaya keluar dari tekanan Persela. Mengandalkan umpan-umpan panjang yang langsung ditujukan ke Osas Saha, mereka berupaya melancarkan serangan balik.
Beberapa kali, serangan PSGC ini membahayakan pertahanan Persela. Namun, sampai laga babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Babak kedua, Persela terus menekan pertahanan PSGC. Namun, lagi-lagi serbuan mereka terus kandas di kaki pemain bertahan Laskar Ciung Wanara.
Menit 65, Mahyadi Panggabean berhasil menanduk bola hasil sepak pojok Zaenal Arifin. Namun, bola masih menyamping sisi kanan gawang Irpan.
Empat menit berselang, Andi Dwi Kurniawan mengejutkan lini pertahanan Persela. Namun, sepakan kerasnya masih melayang tipis di atas mistar gawang Choirul Huda.
Andi Dwi kembali menguji ketangguhan lini belakang Persela ada menit 80. Namun, kali ini Huda sigap menepis bola yang meluncur deras ke gawangnya.
Menit 84, Persela akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di kotak penalti PSGC, Agus Salim melepas tembakan keras ke gawang PSGC yang sudah melompong. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Jelang laga usai, kedua tim meningkatkan tempo dan bermain terbuka. Namun, sampai laga usai, kedudukan imbang tetap bertahan.
PSGC tak gentar meski lawan yang dihadapi satu level di atas mereka. Begitu laga dimulai, mereka langsung merangsek pertahanan Persela Lamongan begitu laga dimulai.
Belum genap semenit laga berselang, Osas Saha melepas sepakan keras ke gawang Persela. Namun beruntung bagi Persela, Choirul Huda sigap menangkap bola yang meluncur deras.
Lima menit berselang, Huda kembali sukses menyelamatkan gawangnya. Kali ini, ia berhasil menepis bola sepakan spekulasi Susanto yang mengarah tepat ke pojok kiri atas gawangnya.
Persela sendiri berupaya melancarkan serangan balasan ke pertahanan PSGC. Namun, serangan yang dihalang Jules Basile dan kawan-kawan masih terus kandas di pertahanan PSGC.
Menit 19, umpan Budiawan melewati benteng pertahanan Persela Lamongan. Osas Saha yang berupaya mengejar bola dilanggar Eki Taufik di kotakk penalti Persela. Walhasil, wasit. Dwi Purba menunjuk titik putih. Tanpa kesulitan, Saha menaklukkan Huda dan membawa PSGC unggul.
Tertinggal satu gol, Persela Lamongan menaikkan tempo serangan. Namun, serangan-serangan sporadis mereka selalu kandas.
Menit 25, Zaenal Arifin melepas umpan silang ke mulut gawang PSGC. Namun, aliran bola terlalu deras dan membuat Bjahil Chalwa gagal memanfaatkan umpan tersebut.
Semenit berselang, giliran Zaenal Arifin memiliki peluang menyamakan kedudukan. Namun kali ini sepakannya terlalu lemah dan mudah diantisipasi penjaga gawang PSGC, Irpan.
PSGC sendiri berupaya keluar dari tekanan Persela. Mengandalkan umpan-umpan panjang yang langsung ditujukan ke Osas Saha, mereka berupaya melancarkan serangan balik.
Beberapa kali, serangan PSGC ini membahayakan pertahanan Persela. Namun, sampai laga babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Babak kedua, Persela terus menekan pertahanan PSGC. Namun, lagi-lagi serbuan mereka terus kandas di kaki pemain bertahan Laskar Ciung Wanara.
Menit 65, Mahyadi Panggabean berhasil menanduk bola hasil sepak pojok Zaenal Arifin. Namun, bola masih menyamping sisi kanan gawang Irpan.
Empat menit berselang, Andi Dwi Kurniawan mengejutkan lini pertahanan Persela. Namun, sepakan kerasnya masih melayang tipis di atas mistar gawang Choirul Huda.
Andi Dwi kembali menguji ketangguhan lini belakang Persela ada menit 80. Namun, kali ini Huda sigap menepis bola yang meluncur deras ke gawangnya.
Menit 84, Persela akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di kotak penalti PSGC, Agus Salim melepas tembakan keras ke gawang PSGC yang sudah melompong. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Jelang laga usai, kedua tim meningkatkan tempo dan bermain terbuka. Namun, sampai laga usai, kedudukan imbang tetap bertahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya Imbang, Pelatih Persela Sebut PSGC Parkir Bus
Bola Indonesia 5 September 2015, 18:55
-
Imbangi Persela Lamongan, PSGC Puas
Bola Indonesia 5 September 2015, 18:17
-
Buat Kejutan, PSGC Tahan Imbang Persela Lamongan
Bola Indonesia 5 September 2015, 17:08
-
Sua PSGC, Persela Turunkan Skuat Terbaik
Bola Indonesia 5 September 2015, 14:42
-
Hadapi PSGC, Persela Lamongan Ogah Kecolongan Lagi
Bola Indonesia 4 September 2015, 19:05
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR