Bola.net - Setelah semalam disemayamkan di kediaman keluarga besarnya di Blitar, Jawa Timur, jenazah Suharno akhirnya dikebumikan. Diantarkan istri, Ny. Yuliati, putra semata wayangnya, Dheka Putra, jenazah Pelatih Arema Cronus ini dimakamkan di makam keluarga H. Sanimbar Desa Jabung, Kecamatan Talun Kabupaten Blitar Kamis (20/08) siang.
Jenazah Suharno diberangkatkan dari rumah duka pada pukul 10.30. Selain keluarganya, nampak pula para penggawa Arema Cronus, tim pelatih dan jajaran manajemen mengantar pelatih yang karib disapa Coach Once ini. Tak ketinggalan ribuan Aremania yang mengantar pelatih kesayangan mereka ini ke peristirahatan terakhirnya.
Isak tangis mengiringi jenazah Suharno kala dibawa ke pemakaman. Suasana haru kian merebak ketika jenazah pelatih berusia 56 tahun ini diturunkan ke liang lahat.
Menurut Media Officer Arema, Sudarmaji, wajar banyak yang berduka dengan berpulangnya Suharno. Pasalnya, pelatih murah senyum ini pandai bergaul dan bersahaja.
"Almarhum orang yang dekat dengan siapa saja. Maka, tak heran kalau banyak yang merasa kehilangan," ujar Sudarmaji.
Sebelumnya, Suharno wafat pada Rabu (19/08) pukul 19.40 malam di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Penyakit jantung disebut menjadi penyebab wafatnya pelatih asal Klaten ini.
Suharno sendiri wafat usai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Kanjuruhan dan melakukan meeting dengan manajemen Arema Cronus. Pada perjalanan pulang ke Malang, Suharno mengaku mual dan sempat muntah. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Pakisaji. Namun, usai sepuluh menit dalam penanganan darurat tim medis, pelatih yang karib disapa Coach Once ini dinyatakan wafat. [initial]
(den/asa)
Jenazah Suharno diberangkatkan dari rumah duka pada pukul 10.30. Selain keluarganya, nampak pula para penggawa Arema Cronus, tim pelatih dan jajaran manajemen mengantar pelatih yang karib disapa Coach Once ini. Tak ketinggalan ribuan Aremania yang mengantar pelatih kesayangan mereka ini ke peristirahatan terakhirnya.
Isak tangis mengiringi jenazah Suharno kala dibawa ke pemakaman. Suasana haru kian merebak ketika jenazah pelatih berusia 56 tahun ini diturunkan ke liang lahat.
Menurut Media Officer Arema, Sudarmaji, wajar banyak yang berduka dengan berpulangnya Suharno. Pasalnya, pelatih murah senyum ini pandai bergaul dan bersahaja.
"Almarhum orang yang dekat dengan siapa saja. Maka, tak heran kalau banyak yang merasa kehilangan," ujar Sudarmaji.
Sebelumnya, Suharno wafat pada Rabu (19/08) pukul 19.40 malam di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Penyakit jantung disebut menjadi penyebab wafatnya pelatih asal Klaten ini.
Suharno sendiri wafat usai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Kanjuruhan dan melakukan meeting dengan manajemen Arema Cronus. Pada perjalanan pulang ke Malang, Suharno mengaku mual dan sempat muntah. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Pakisaji. Namun, usai sepuluh menit dalam penanganan darurat tim medis, pelatih yang karib disapa Coach Once ini dinyatakan wafat. [initial]
Baca Juga
- Ini Komunikasi Terakhir Coach Suharno Dengan CEO Arema
- Manajemen Enggan Pikirkan Nakhoda Arema Pengganti Suharno
- 'Almarhum Coach Suharno Adalah Sosok Gigih'
- Suharno Wafat, Aremania Kehilangan Sosok Ramah
- Manajemen Arema Akan Tanggung Biaya Pengobatan Suharno
- Jajaran Tim dan Manajemen Arema Antar Suharno ke Peristirahatan Terakhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suharno Wafat, Ini Kata Kolega-Koleganya
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 18:24
-
Diantar Ribuan Orang, Jenazah Coach Suharno Dimakamkan di Blitar
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 18:20
-
Ini Komunikasi Terakhir Coach Suharno Dengan CEO Arema
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 10:34
-
Manajemen Enggan Pikirkan Nakhoda Arema Pengganti Suharno
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 10:00
-
'Almarhum Coach Suharno Adalah Sosok Gigih'
Bola Indonesia 20 Agustus 2015, 09:54
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR