Bola.net - Guna menindak para pelaku yang terlibat dalam judi dan match fixing, PSSI membentuk Badan Integritas dengan merangkul Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, diminta PSSI untuk memimpin Badan Integritas tersebut. Terkait hal tersebut, Boy mengatakan belum mengetahui kelanjutan dari permintaan PSSI.
"Katanya, suratnya sudah masuk kepada pimpinan, kepada Kapolri. Kita tunggu dulu arahan Kapolri. Setelah ada arahan kepada saya, nanti selanjutnya bagaimana nanti kita bicara lagi," terang Boy.
"Saya belum bisa ambil keputusan untuk menerima atau tidak. Sebab, saya harus mengikuti aturan yang ada di institusi Polri. Semua tentu terkait masalah dinas. Saya bekerja di institusi yang ada aturannya, dan permintaan sebagai pimpinan Badan Integritas, di luar tugas utama saya. Karena itu, Kita tunggu saja arahan Kapolri," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, diminta PSSI untuk memimpin Badan Integritas tersebut. Terkait hal tersebut, Boy mengatakan belum mengetahui kelanjutan dari permintaan PSSI.
"Katanya, suratnya sudah masuk kepada pimpinan, kepada Kapolri. Kita tunggu dulu arahan Kapolri. Setelah ada arahan kepada saya, nanti selanjutnya bagaimana nanti kita bicara lagi," terang Boy.
"Saya belum bisa ambil keputusan untuk menerima atau tidak. Sebab, saya harus mengikuti aturan yang ada di institusi Polri. Semua tentu terkait masalah dinas. Saya bekerja di institusi yang ada aturannya, dan permintaan sebagai pimpinan Badan Integritas, di luar tugas utama saya. Karena itu, Kita tunggu saja arahan Kapolri," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Tujuh Klub Terancam Dilarang Tampil di ISL Musim Depan
- FDSI: Ini Kemenangan Bagi Pecinta Sepakbola Nasional
- FDSI: Pelan-pelan, Kebenaran Pasti Yang Akan Menang
- KIP Putuskan PSSI Adalah Badan Publik
- Djohar: PSSI Tak Pecat Riedl
- Perangi Match Fixing, PSSI Bentuk Badan Intelejen
- Djohar Arifin: PSSI Berkomitmen Perangi Judi dan Match Fixing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Berencana Gelar Kompetisi ISL U-19
Bola Indonesia 9 Desember 2014, 16:09
-
Huistra Mengaku Kesulitan Kembangkan Sepakbola Indonesia
Bola Indonesia 9 Desember 2014, 15:25
-
Djohar Bantah PSSI Tak Transparan Soal Keuangan
Bola Indonesia 9 Desember 2014, 14:54
-
Diminta PSSI, Boy Rafli Amar Tunggu Arahan Kapolri
Bola Indonesia 9 Desember 2014, 12:35
-
Tujuh Klub Terancam Dilarang Tampil di ISL Musim Depan
Bola Indonesia 9 Desember 2014, 12:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR