
Bola.net - Sriwijaya FC hanya berjarak satu poin dari bibir zona degradasi. Raihan 33 angka yang dimiliki tim berjuluk Laskar Wong Kito itu hanya berselisih satu dari PS Tira yang ada di peringkat ke-16.
Posisi Sriwijaya FC di peringkat ke-15 amat rentan. Terancam masuk zona degradasi, skuat Laskar Wong Kito malah tergerogoti. Dua pilarnya, Alberto Goncalves dan Zulfiandi dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018.
Praktis, Beto dan Zulfiandi akan absen membela Sriwijaya FC mulai 1 November. Piala AFF sendiri selesai paling lama pada 15 Desember mendatang.
“Ya saya tahu memang kami berada di posisi tidak nyaman di klasemen dan kami tahu itu masih bahaya. Sriwijaya FC ini kami masih tetap fokus, kami harus fokus, dan kami bersatu,” ujar Beto kepada Bola.net, Rabu (31/10).
“Banyak yang bicara sama saya, bagaimana kalau kamu main di Timnas Indonesia, dan kami (Sriwijaya FC) mati, (itu) tidak mungkin. Ada beberapa contoh ya, salah satu contoh itu ada Persebaya (Surabaya),” katanya menambahkan.
Beto menilai, Persebaya masih mampu berjuang untuk menghindari zona degradasi walaupun tanpa diperkuat bomber andalannya, David da Silva. Bomber asal Brasil itu tercatat sebagai top skor sementara Liga 1 dengan 16 gol.
Tanpa dibela David pada pekan ke-26 dan 27, Persebaya masih mampu menang besar masing-masing melawan Persib Bandung 4-1 dan Madura United 4-0. Jadi menurut Beto, Sriwijaya FC harus belajar dari Persebaya.
“Mereka (Persebaya) punya top skor Liga 1, David da Silva. Beberapa kali dia tidak main tapi mereka tetap solid, menang dan cetak banyak gol. Menang lawan Persib Bandung dan kemarin juga menang lawan Madura United tanpa dia,” kata Beto.
“Jadi kalau satu tim memang mau kerja sama, mau memang dengan semangat luar biasa, bukan satu orang saja menentukan kalau mau menang atau tidak. Bisa saja saya main, tapi yang di samping saya mereka kurang semangat atau kurang kompak, bisa saja kalah,” tambahnya.
Beto merupakan top skor Sriwijaya FC hingga pekan ke-28 Liga 1. Pemain berusia 37 tahun itu telah membukukan 10 gol dari 23 penampilan.
“Beberapa kali saya main, Sriwijaya FC kalah. Tapi kalau saya tidak ada, terus 11 pemain yang main semua mau kerja pasti bisa menang. Makanya belum tentu kalau saya main, Sriwijaya FC menang,” imbuhnya.
“Pokoknya saya masih percaya Sriwijaya FC, kami masih bisa keluar dari posisi yang di bawah,” kata Beto.
Berita Video
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menjabarkan enam lagu favorit dan bermakna dalam hidupnya. Apa saja lagu tersebut? Simak dalam video di bawah ini:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber Arema FC Dipanggil Timnas, PSIS Tak Merasa Diuntungkan
Bola Indonesia 31 Oktober 2018, 21:36
-
Tanpa Dedik dan Bagas, Pelatih Arema FC Susun Rencana Cadangan
Bola Indonesia 31 Oktober 2018, 20:41
-
Demi Juara Piala AFF, Timnas Indonesia Harus Kompak Luar Dalam
Tim Nasional 31 Oktober 2018, 12:07
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Beto: Tanpa Saya, Sriwijaya FC Tidak Mati
Bola Indonesia 31 Oktober 2018, 12:02
-
Pelatih Barito Putera Pusing Tiga Pemainnya Dipanggil Timnas Indonesia
Bola Indonesia 31 Oktober 2018, 04:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR