
Bola.net - - Bhayangkara FC mendapat sambutan kurang harmonis ketika bertamu ke markas Bali United dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak pada hari Sabtu (21/7) kemarin. Mereka disebut dengan kata 'Pecundang'. Namun berkat itu semua, Bhayangkara justru tambah termotivasi dan mampu menang atas tuan rumah.
Pertandingan Bali United kontra Bhayangkara FC sudah berlangsung panas sejak awal babak pertama. Atmosfer tambah panas ketika spanduk raksasa dibentangkan kelompok suporter Bali United yang bertuliskan "Selamat Datang Pecundang!" yang ditujukan untuk skuat Bhayangkara FC.
Spanduk itu ditengarai sebagai buntut persaingan kedua tim pada musim lalu. Bhayangkara FC keluar sebagai kampiun Liga 1 2017 dengan cara yang dianggap menyakitkan bagi kubu Bali United, termasuk kelompok suporter mereka.
Pada laga kali ini, tepatnya menit kesembilan, seluruh penjuru stadion bergemuruh menyambut gol Melvin Platje. Namun, Marinus Wanewar berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-33. Memasuki menit ke-35, Bali United kembali unggul melalui Dallen Ramadhan, yang bertahan hingga turun minum.
Bangkit di Babak Kedua

Bhayangkara FC akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang melalui Elio Martins pada menit ke-56. Pertandingan kemudian berubah menjadi drama ketika Marinus kembali mencetak gol pada akhir-akhir pertandingan atau tepatnya menit ke-90+2. Gol tersebut akhirnya memberikan kemenangan 3-2 untuk Bhayangkara FC atas Bali United.
"Ada dua efek (dari spanduk kontoversial tersebut), yakni mengganggu permainan atau malah menambah motivasi. Saya tidak kecewa dengan spanduk itu dan memakluminya," kata Simon McMenemy seusai pertandingan.
"Bhayangkara FC bermain dengan motivasi tinggi juga. Atmosfer pertandingan yang seperti ini akhirnya bisa memberikan kemenangan," ujar pelatih asal Inggris itu.
Peringkat Bhayangkara FC

Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC melesat ke posisi tiga klasemen sementara dengan raihan 26 poin. Pada laga selanjutnya, Bhayangkara FC bakal menghadapi Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (27/7/2018).
Pertandingan menghadapi Persija menjadi kesempatan bagi Bhayangkara FC menembus puncak klasemen. The Guardian sempat bermain kurang meyakinkan di awal-awal musim, tapi sepertinya sang juara bertahan telah kembali ke jalan yang semestinya.
Sumber: Bola.com
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Bhayangkara FC Kecewa usai Ditahan Imbang Persebaya
Bola Indonesia 12 Juli 2018, 15:32
-
Rekor Kandang Bhayangkara FC Terjaga, Simon Tetap Kecewa
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 21:03
-
Simon Sesalkan Bhayangkara FC Ditahan Imbang Persebaya
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 20:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR