- Pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurjaman diyakini tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan gaya permainan Green Force. Sekali pun juru taktik asal Majalengka itu belum pernah menjadi bagian dari tim Kota Pahlawan.
Keyakinan itu disampaikan oleh Asisten Pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, sebab ia selalu memberi masukan kepada Djanur. Apalagi tugasnya memang untuk menjadi jembatan bagi mantan pelatih Persib Bandung itu agar cepat klik dengan pemain.
”Fungsinya saya mengawal coach Djanur supaya dia mengetahui karakrer Persebaya seperti apa, agar datang ke sini, tidak ada kesalahan lagi, tidak ada salah persepsi,” kata Bejo usai latihan di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis .
Selain itu, klub yang ditangani Djanur sebelumnya juga punya ciri khas yang tidak jauh beda dengan Persebaya. Sebelumnya, Djanur menangani PSMS Medan yang punya ciri khas permainan keras atau yang lebih dikenal dengan rap-rap.
”Saya kira metodenya coach Djanur sama, rap-rap di sana, kita ngeyel, ngotot, ngosek, sama. Cuma tinggal passingnya model melintir seperti apa,” mantan pelatih Persik Kediri ini menambahkan.
Dan sekali pun belum memimpin secara langsung di lapangan, Djanur sebenarnya sudah mengendalikan program latihan Persebaya. Materi yang diberikan kepada Rendi Irwan dan merupakan berdasar arahan dari pelatih 53 tahun tersebut.
”Saya cuma laporan per latihan seperti apa, sampai jadwal Piala Indonesia saya sampaikan ke beliau, respon positif, dia bilang tetap kawal dulu coach Bejo, sampai saya datang. Tapi setiap perogram latihan saya sampaikan, dan materi dari coach Djanur,” tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Antisipasi Absennya David da Silva
Bola Indonesia 30 Agustus 2018, 14:12
-
Djanur Diyakini Cepat Klop dengan Karakter Persebaya
Bola Indonesia 30 Agustus 2018, 11:36
-
Bomber Persebaya Absen Latihan Karena Sakit
Bola Indonesia 30 Agustus 2018, 00:55
-
Bersua PSBI, Persebaya Ogah Kecewakan Bonek
Bola Indonesia 29 Agustus 2018, 20:39
-
Persebaya Diharapkan Tampil Lepas Lawan PSBI
Bola Indonesia 29 Agustus 2018, 17:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR