Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memberikan sanksi kepada Djohar Arifin Husin. Yakni, berupa larangan beraktivitas seumur hidup dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA.
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika hukuman tersebut dijatuhkan setelah Djohar dinyatakan bersalah akibat memenuhi undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada 23 Juni lalu.
Terlebih dikatakan TM Nurlif, keputusan diberikan setelah Djohar tidak datang di sidang sebanyak dua kali. Termasuk, dalam di sidang di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
"Kami memulai sidang pukul 14.00 WIB, namun hingga 14.30 tidak ada kabar dan konfirmasi dari yang bersangkutan. Kemudian kami mengambil kesepakatan untuk tetap mengadakan sidang, yang dihadiri 5 anggota. Sidang berlangsung lebih kurang dua jam," ujar TM Nurlif.
"Hukuman berlaku terhitung sejak 8 Juli 2015. Sehingga, masih ada waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Kami menunggu yang bersangkutan untuk memanfaatkan waktu," imbuhnya.
Anggota Komite Etika PSSI, Haryo Yuniarto, menambahkan bahwa hukuman kepada Djohar tertuang dalam surat keputusan Komite Etika PSSI bernomor 001/KEP/KE/PSSI/VII-15. Surat tersebut, juga di tembuskan ke Dewan Kehormatan PSSI, Komite Eksekutif PSSI, Djohar Arifin Husin, dan Arsip.
"Menjatuhi hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik PSSI berupa pemberhentian dengan tidak hormat dari kepengurusan PSSI sebagai anggota Dewan Kehormatan. Menjatuhkan hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA seumur hidup," pungkas Haryo. (esa/dzi)
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika hukuman tersebut dijatuhkan setelah Djohar dinyatakan bersalah akibat memenuhi undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada 23 Juni lalu.
Terlebih dikatakan TM Nurlif, keputusan diberikan setelah Djohar tidak datang di sidang sebanyak dua kali. Termasuk, dalam di sidang di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
"Kami memulai sidang pukul 14.00 WIB, namun hingga 14.30 tidak ada kabar dan konfirmasi dari yang bersangkutan. Kemudian kami mengambil kesepakatan untuk tetap mengadakan sidang, yang dihadiri 5 anggota. Sidang berlangsung lebih kurang dua jam," ujar TM Nurlif.
"Hukuman berlaku terhitung sejak 8 Juli 2015. Sehingga, masih ada waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Kami menunggu yang bersangkutan untuk memanfaatkan waktu," imbuhnya.
Anggota Komite Etika PSSI, Haryo Yuniarto, menambahkan bahwa hukuman kepada Djohar tertuang dalam surat keputusan Komite Etika PSSI bernomor 001/KEP/KE/PSSI/VII-15. Surat tersebut, juga di tembuskan ke Dewan Kehormatan PSSI, Komite Eksekutif PSSI, Djohar Arifin Husin, dan Arsip.
"Menjatuhi hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik PSSI berupa pemberhentian dengan tidak hormat dari kepengurusan PSSI sebagai anggota Dewan Kehormatan. Menjatuhkan hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA seumur hidup," pungkas Haryo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Nyalla Kembali Minta Menpora Cabut SK
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 22:39
-
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Korban Menpora Semakin Banyak
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 21:21
-
Pakar Hukum Tata Negara Nilai Menpora Tak Patuh Hukum
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 20:53
-
Komite Etika PSSI Sarankan Djohar Meminta Maaf Pada La Nyalla
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:49
-
Anggap PSSI Tidak Sah, Djohar Sebut Keputusan Penuh Dendam
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:28
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR