Bola.net - Komite Etika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) batal menggelar sidang anggota Dewan Kehormatan PSSI, Djohar Arifin Husin, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7). Hal tersebut, akibat Djohar tidak hadir.
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika pihaknya hanya melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan Djohar Arifin Husin.
"Komite Etika bersidang mulai pukul 15.00 WIB, sesuai undangan yang disampaikan ke saudara Djohar. Tapi setelah ditunggu lebih kurang 20 menit, tidak ada konfirmasi apakah hadir atau tidak. Kami sepakat karena tidak ada pemberitahuan, melakukan pembahasan dan diskusi terhadap dugaan pelanggaran saudara Djohar sesuai kode etik," kata TM Nurlif.
Sidang tersebut terjadi, lantaran Djohar menghadiri undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada pertemuan 23 Juni. Permasalahan semakin pelik, lantaran Djohar menyebut sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Selain itu, Djohar juga tidak melakukan komunikasi dengan PSSI. Alhasil, Djohar terancam sanksi berupa persona non-grata atau seperti pengucilan dari sepak bola Indonesia. (esa/dzi)
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika pihaknya hanya melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan Djohar Arifin Husin.
"Komite Etika bersidang mulai pukul 15.00 WIB, sesuai undangan yang disampaikan ke saudara Djohar. Tapi setelah ditunggu lebih kurang 20 menit, tidak ada konfirmasi apakah hadir atau tidak. Kami sepakat karena tidak ada pemberitahuan, melakukan pembahasan dan diskusi terhadap dugaan pelanggaran saudara Djohar sesuai kode etik," kata TM Nurlif.
Sidang tersebut terjadi, lantaran Djohar menghadiri undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada pertemuan 23 Juni. Permasalahan semakin pelik, lantaran Djohar menyebut sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Selain itu, Djohar juga tidak melakukan komunikasi dengan PSSI. Alhasil, Djohar terancam sanksi berupa persona non-grata atau seperti pengucilan dari sepak bola Indonesia. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dukung PIS Tanpa Tim Transisi, PSSI Persilahkan Klub Untuk Ikut
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 22:22
-
PSSI Ingatkan Penyelenggara Turnamen Piala Indonesia Satu
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 21:56
-
Komite Etika PSSI Berharap Djohar Arifin Gentlemen
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 21:16
-
Djohar Arifin Tak Hadiri Sidang Komite Etika PSSI
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 20:57
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR