Bola.net - Komite Etika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana kembali menggelar sidang terhadap Djohar Arifin Husin, Rabu (8/7). Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, sangat berharap Djohar dapat menghadirinya.
Dengan demikian, pihaknya bisa mendapatkan penjelasan dan Djohar Arifin pun bisa memberikan pembelaan.
"Karena hari ini tidak hadir dan tidak ada konfirmasi, kami tidak memiliki informasi apapun. Kami mengisinya hanya dengan melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan oleh Djohar Arifin Husin," katanya.
"Kami menyepakati akan melajukan sidang berikutnya 8 Juli sekaligus memberikan kesempatan kepada saudara Djohar. Kami berharap, Djohar hadir sehingga mengklarifikasi atau melakukan pembelaan diri. Ini bentuk menjunjung tinggi sportivitas, dan keadilan, supaya tidak ada kecurigaan dan dugaan kami tidak sportif," imbuhnya.
Diterangkannya lagi, tidak ingin berandai-andai soal kehadiran Djohar dalam sidang berikutnya.
"Kami harap, Djohar gentlemen dan paham olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas. Bukan tidak mungkin pada 8 Juli kami langsung mengeluarkan keputusan," pungkasnya. (esa/dzi)
Dengan demikian, pihaknya bisa mendapatkan penjelasan dan Djohar Arifin pun bisa memberikan pembelaan.
"Karena hari ini tidak hadir dan tidak ada konfirmasi, kami tidak memiliki informasi apapun. Kami mengisinya hanya dengan melakukan pembahasan dan diskusi terkait pelanggaran yang dilakukan oleh Djohar Arifin Husin," katanya.
"Kami menyepakati akan melajukan sidang berikutnya 8 Juli sekaligus memberikan kesempatan kepada saudara Djohar. Kami berharap, Djohar hadir sehingga mengklarifikasi atau melakukan pembelaan diri. Ini bentuk menjunjung tinggi sportivitas, dan keadilan, supaya tidak ada kecurigaan dan dugaan kami tidak sportif," imbuhnya.
Diterangkannya lagi, tidak ingin berandai-andai soal kehadiran Djohar dalam sidang berikutnya.
"Kami harap, Djohar gentlemen dan paham olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas. Bukan tidak mungkin pada 8 Juli kami langsung mengeluarkan keputusan," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dukung PIS Tanpa Tim Transisi, PSSI Persilahkan Klub Untuk Ikut
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 22:22
-
PSSI Ingatkan Penyelenggara Turnamen Piala Indonesia Satu
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 21:56
-
Komite Etika PSSI Berharap Djohar Arifin Gentlemen
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 21:16
-
Djohar Arifin Tak Hadiri Sidang Komite Etika PSSI
Bola Indonesia 2 Juli 2015, 20:57
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR