Erick Thohir: FIFA Bekukan Dana FIFA Forward Rp18 Miliar yang Akan Dipakai PSSI untuk Bangun TC Timnas Indonesia di IKN

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir bicara terkait sanksi dari FIFA untuk pihaknya. Ia lega Indonesia tidak mendapatkan hukuman yang berat, tapi khawatir dengan tersendatnya kucuran dana dari federasi sepak bola dunia itu.
FIFA menghukum PSSI berupa pembekuan anggaran dari program bernama FIFA Forward 3.0. Jumlahnya disebut-sebut mencapai 5,6 juta dolar AS atau senilai Rp 83 miliar.
Tapi, Erick Thohir mengatakan bahwa PSSI mendapatkan guyuran uang dari FIFA Forward sebanyak 1,25 juta dolar AS (Rp 18 miliar) setiap tahunnya.
Masalahnya, dana dari FIFA Forward itu disiapkan untuk membangun training camp (TC) Timnas Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah diresmikan pada akhir Februari 2023.
Erick Thohir sudah bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di Paris, Prancis pada beberapa waktu lalu. Ia bernegosiasi supaya Indonesia tidak disanksi berat seperti dibanned FIFA.
Selain itu, Erick Thohir juga menjamin bahwa PSSI tetap berkomitmen melakukan transformasi sepak bola seusai tragedi Kanjuruhan dan pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.
"Presiden FIFA bilang oke dan memberikan kita kesempatan. Dia bilang tidak akan menghukum kita supaya kita tetap bisa bermain," ujar Erick Thohir dalam wawancara bersama Liputan6, Senin (9/4) malam WIB.
"Akan tetapi, PSSI tetap dihukum. Dalam program FIFA Forward itu, FIFA membantu kita 1,25 juta dolar AS setahun. Bantuan dari FIFA itu untuk program-program yang PSSI lakukan seperti pembinaan sepak bola usia muda hingga sepak bola putri," katanya menambahkan.
Sanksi Administratif dari FIFA Dinilai Berat

Kelanjutan pembuatan TC Timnas Indonesia di IKN menjadi terancam. Pasalnya, uang untuk mendirikan fasilitas lengkap itu dibekukan. PSSI merasa bahwa sanksi administratif dari FIFA itu terlalu berat.
"Itu yang sekarang dibekukan. Buat PSSI, ini berat. Dana itu memang bukan yang sangat besar, tapi tetap dana itu buat pembinaan. Ada komitmen juga dana dari FIFA Forward untuk membiayai TC di IKN," tutur Erick Thohir.
"Jadi buat PSSI, ini sesuatu yang berat. Berapapun nilainya, karena ada program besar di situ. Menurut saya, kalau dianggap semata-mata sanksi administrasi, buat PSSI ini sanksi berat karena ada payung untuk bikin TC di IKN," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketua PSSI Erick Thohir Siap Ganyang Wasit yang Terlibat Match Fixing
Open Play 10 April 2023, 12:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 21 Agustus 2026, 13:34
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Michael Carrick Bantah Klaim Manchester United Dapat Start Mudah di Premier League
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:14
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 12:11
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR