
Bola.net - Satu lagi pemain keturunan Indonesia menunjukkan tajinya di luar negeri, striker muda yang menjadi top skor Ajax Amsterdam U-15, Ezra Walian.
Penampilan Ezra di Lion City Cup memukau para penonton, satu golnya ke gawang Singapura U-16 menjadi pembuktiannya.
Ezra yang memulai belajar sepakbola di akademi AZ Alkmaar ini, meski bermukim di Belanda, namun dirinya mengaku sangat dekat dengan negeri leluhurnya, Indonesia.
"Saya sangat dekat dengan kakek nenek saya yang berasal dari Indonesia," ujar Ezra.
"Dan dengan darah Indonesia yang saya miliki, saya selalu merasa dekat dengan Indonesia," tambah pemain yang telah memperkuat Timnas U-15 Belanda ini.
Meski begitu, Ezra sendiri mengaku masih belum memilik keinginan untuk bermain di Indonesia, karena cita-citanya adalah menjadi pemain profesional di Belanda.
"Saya ingin menjadi pemain profesional di Belanda dan tampil untuk Timnas mereka suatu saat nanti."
"Level sepakbola Belanda memang lebih tinggi. Saya sangat berambisi bermain di level tinggi di Belanda," jelasnya.
Kondisi sepakbola Indonesia yang selalu diwarnai kekisruhan dan drama perebutan kekuasaan serta kurang berprestasi rupanya sedikit membuat Ezra menjadikan Tanah Air sebagai pilihan kedua.
"Tapi kalau ternyata keadaan tidak berjalan lancar, saya akan sangat bangga dan senang jika dapat tampil untuk Indonesia."
"Tapi untuk saat ini, saya ingin berkembang menjadi pemain profesional di Belanda," tandasnya.
(gl/end)
Penampilan Ezra di Lion City Cup memukau para penonton, satu golnya ke gawang Singapura U-16 menjadi pembuktiannya.
Ezra yang memulai belajar sepakbola di akademi AZ Alkmaar ini, meski bermukim di Belanda, namun dirinya mengaku sangat dekat dengan negeri leluhurnya, Indonesia.
"Saya sangat dekat dengan kakek nenek saya yang berasal dari Indonesia," ujar Ezra.
"Dan dengan darah Indonesia yang saya miliki, saya selalu merasa dekat dengan Indonesia," tambah pemain yang telah memperkuat Timnas U-15 Belanda ini.
Meski begitu, Ezra sendiri mengaku masih belum memilik keinginan untuk bermain di Indonesia, karena cita-citanya adalah menjadi pemain profesional di Belanda.
"Saya ingin menjadi pemain profesional di Belanda dan tampil untuk Timnas mereka suatu saat nanti."
"Level sepakbola Belanda memang lebih tinggi. Saya sangat berambisi bermain di level tinggi di Belanda," jelasnya.
Kondisi sepakbola Indonesia yang selalu diwarnai kekisruhan dan drama perebutan kekuasaan serta kurang berprestasi rupanya sedikit membuat Ezra menjadikan Tanah Air sebagai pilihan kedua.
"Tapi kalau ternyata keadaan tidak berjalan lancar, saya akan sangat bangga dan senang jika dapat tampil untuk Indonesia."
"Tapi untuk saat ini, saya ingin berkembang menjadi pemain profesional di Belanda," tandasnya.
(gl/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ezra Walian, Top Skor Ajax U-15 Keturunan Indonesia
Bola Indonesia 25 Juni 2012, 12:15
-
Indonesia Kembali Ikuti AC Milan Junior Camp
Bola Indonesia 24 Juni 2012, 17:00
-
KOI Dapat Bantuan Dana Dari Sponsor
Olahraga Lain-Lain 22 Juni 2012, 09:43
-
Agri, Pemain Indonesia Yang Ingin Membela Qatar
Bola Indonesia 21 Juni 2012, 20:00
-
KOI Terus Upayakan Pendanaan Kontingen Indonesia
Olahraga Lain-Lain 19 Juni 2012, 09:25
LATEST UPDATE
-
Kejutan! Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka dari Wimbledon 2026
Tenis 6 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Brasil vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 05:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris
Piala Dunia 6 Juli 2026, 03:19
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR