Bola.net - Satu poin yang dibawa Arema FC dari Stadion Mattoanging harus dibayar mahal. Salah satu pemainnya, Fariz Bagus Dhinata, mengalami cedera serius sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Islam Faizal.
Fariz terkapar di lapangan pada menit ke-65. Ia berbenturan dengan Andi Oddang saat terjadi kemelut di depan gawang Arema menyambut tendangan sudut. Setelah mendapat perawatan, ternyata Fariz menderita cedera berat di bagian kepalanya. Seorang pemain Arema dengan panik meminta kepada panitia untuk segera memberikan bantuan oksigen.
Ambulans pun segera didatangkan untuk mengangkut Fariz ke rumah sakit agar bisa mendapat pertolongan yang lebih intensif. Ini juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dokter bilang ada masalah di bagian kepalanya. Kami harus mengambil antisipasi cepat dengan membawa ke rumah sakit. Kita tidak ingin kejadian seperti di Eropa menimpa pemain,” ujar pelatih Arema, Dejan Antonic, usai pertandingan.
Dejan sempat khawatir dengan kondisi pemainnya. Apalagi, belakangan ini banyak kejadian memprihatinkan menimpa pemain sepakbola, bahkan merenggut nyawa seorang pemain di Liga Italia.
“Tapi, kami bersyukur karena terakhir saya dapat kabar jika dia sudah mulai membaik. Fariz sudah sadar dan membuka matanya,” kata pelatih berusia 43 tahun itu.
Dengan kondisi tersebut, kemungkinan Fariz tidak bisa tampil di turnamen Piala Indonesia. Ya, Arema kembali bertemu PSM di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Laga tersebut akan digelar di Stadion Mattoanging, Rabu (16/5). (nda/mac)
Fariz terkapar di lapangan pada menit ke-65. Ia berbenturan dengan Andi Oddang saat terjadi kemelut di depan gawang Arema menyambut tendangan sudut. Setelah mendapat perawatan, ternyata Fariz menderita cedera berat di bagian kepalanya. Seorang pemain Arema dengan panik meminta kepada panitia untuk segera memberikan bantuan oksigen.
Ambulans pun segera didatangkan untuk mengangkut Fariz ke rumah sakit agar bisa mendapat pertolongan yang lebih intensif. Ini juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dokter bilang ada masalah di bagian kepalanya. Kami harus mengambil antisipasi cepat dengan membawa ke rumah sakit. Kita tidak ingin kejadian seperti di Eropa menimpa pemain,” ujar pelatih Arema, Dejan Antonic, usai pertandingan.
Dejan sempat khawatir dengan kondisi pemainnya. Apalagi, belakangan ini banyak kejadian memprihatinkan menimpa pemain sepakbola, bahkan merenggut nyawa seorang pemain di Liga Italia.
“Tapi, kami bersyukur karena terakhir saya dapat kabar jika dia sudah mulai membaik. Fariz sudah sadar dan membuka matanya,” kata pelatih berusia 43 tahun itu.
Dengan kondisi tersebut, kemungkinan Fariz tidak bisa tampil di turnamen Piala Indonesia. Ya, Arema kembali bertemu PSM di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Laga tersebut akan digelar di Stadion Mattoanging, Rabu (16/5). (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Kalah, Misha Radovic Puji Permainan Persisam
Bola Indonesia 13 Mei 2012, 16:42
-
Usai Lawan Arema, Rasyid Bakri Tiba-Tiba Sakit
Bola Indonesia 13 Mei 2012, 07:45
-
Dejan: Fariz Cedera di Bagian Kepala
Bola Indonesia 13 Mei 2012, 07:13
-
Dewi Fortuna Menjauh dari PSM Makassar
Bola Indonesia 13 Mei 2012, 06:28
-
IPL Review: Dramatis, PSM Ditahan Imbang Arema
Bola Indonesia 12 Mei 2012, 18:39
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR