Mereka berupaya terus memperjuangkan hak-haknya seperti pembayaran gaji yang belum dipenuhi manajemen Persipasi terhitung sejak Januari 2012.
Cara terakhirnya, yakni dengan merancang aksi demonstrasi besar-besaran. Mereka berencana mencoba mendatangi langsung kantor Walikota Bekasi, Kamis (02/8) pagi.
"Berbagai cara sudah kami lakukan, tapi tidak juga mendapatkan tanggapan dari manajemen Persipasi yang dipimpin Dana Satria. Kami bahkan sudah mengadukan masalah ini ke Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Tidak ketinggalan, DPRD dan KONI Kota Bekasi. Namun, tetap saja hasilnya nihil. Jangankan memberikan uang hutangan, solusi saja mereka tidak mampu memberikan," terang pelatih fisik Persipasi Bekasi Ega Raka Ghalih kepada Bola.net.
Menurut alumnus Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung tersebut, mereka memilih menyampaikan aspirasi dengan cara damai ke kantor Walikota Bekasi. Itu karena pihaknya tidak memiliki pilihan lain untuk menyatakan sikap.
Terlebih dikatakannya, situasi politik di Kota Bekasi memantik polemik panas yang akhirnya terkait dengan keengganan pemerintah mengelola kebutuhan Persipasi. Macetnya pembayan gaji terjadi karena ketergantungan pada sosok pemimpin.
"Dengan menggelar aksi demontsrasi di kantor Walikota Bekasi, kami berharap persoalan ini mencuat menjadi isu lokal dan menimbulkan keprihatinan bersama. Tujuannya, masyakat Bekasi timbul rasa memiliki dan mendesak pemerintah untuk melunasi kewajibannya," ujarnya.
"Para pemimpin lebih suka menyikapi persoalan secara instan. Mereka saling lempar pendapat dan bersembunyi dari alasan klub profesonal. Disorientasi seperti ini yang menyebabkan persoalan gampang lalu menjadi sulit," imbuhnya.
"Kami kini sudah frustrasi. Sebab, akan merayakan lebaran dengan kondisi prihatin. Karena itu, APPI yang terafiliasi dengan asosiasi pemain sepak bola profesional dunia FifPro, menyarankan untuk membawa porsoalan ini ke ranah hukum. APPI, melalui CEO-nya, Valentino Simanjuntak siap memberikan bantuan dengan memberikan kuasa hukum," tegas Ega. [initial]
Bolaindo - Striker Persipasi Terancam Diusir Dari Apartemen (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gaji Belum Pasti, Skuad Persipasi Rancang Aksi Demo
Bola Indonesia 1 Agustus 2012, 09:00
-
Striker Persipasi Terancam Diusir Dari Apartemen
Bola Indonesia 1 Agustus 2012, 08:00
-
Pemain Persipasi Berharap Cemas Tunggu Pembayaran Gaji
Bola Indonesia 6 Juni 2012, 10:32
-
Kalah Tipis Dari Persik, Peluang Persipasi ke 8 Besar Tipis
Bola Indonesia 2 Juni 2012, 22:52
-
Diterpa Krisis Keuangan, Persipasi Tetap Fokus Hadapi Persik
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 09:20
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR