
Terhitung sejak Januari 2012, tim besutan Warta Kusuma belum menerima gaj. Buntutnya, stiker asing asal Brasil, Rodriguez Wallace da Silva, terancam diusir dari apartemennya di kawasan Kuningan, Jakarta.
"Kondisi tersebut membuat kami sangat miris. Namun, kami juga tidak bisa memberikan bantuan apa-apa. Sebab, kami juga mengalami nasib serupa," terang pelatih fisik Persipasi Bekasi, Ega Raka Ghalih, kepada Bola.net.
"Bahkan, Persipasi juga menunggak pembayaran Mess di Villa 200 Bekasi dan katering. Meski kami coba berhutang, namun tidak dipenuhi manajemen yang dipimpin Dana Satria lantaran selalu mengakui tidak memiliki dana sepeser pun. Kini, kondisi lebih parah karena Dana Satria sulit dihubungi dan ditemui," sambungnya.
Buruknya kondisi keuangan tim yang bermarkas di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu berawal dari lengsernya Walikota sekaligus Ketua Umum Persipasi, Mochtar Muhammad, akibat terlilit kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010.
Selama menjalani proses pemeriksaan, Mochtar otomatis dihentikan dari jabatannya. Alhasil, estafet Ketua Umum diemban Aan Suhanda, yang ketika itu menjabat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi(Kadisperindagkop) Kota Bekasi.
Untung tidak dapat diraih, malang pun tidak dapat ditolak. Permohonan kasasi Jaksa KPK kemudian dikabulkan Mahkamah Agung pada 7 Maret 2012 dan akhirnya Mochtar ditahan 6 tahun di penjara Sukamiskin, Kota Bandung, plus denda Rp300 juta serta membayar uang pengganti Rp639 juta.
Setelah itu, jabatan Walikota otomatis ditempati wakilnya, Rahmat Effendi. Kontan, Aan mulai berubah pikiran. Semangatnya luntur untuk terus mengurus Persipasi. Ambisi membawa Persipasi promosi ke Indonesian Premier League (IPL), begitu saja dilupakan lantaran berseberangan visi dengan Pepen, sapaan Rahmat Effendi.
Aan yang tidak lama dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisporbudpar) Kota Bekasi, bersembunyi dibalik PP Nomor 16 Tahun 2007 yang berlaku sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri yang melarang pejabat struktural di instansi pemerintahan menjabat sebagai manajemen klub profesional.
Alhasil, jabatan orang nomor satu di Persipasi, dilimpahkan kepada Dana Satria, Ketua Harian III KONI Kota Bekasi. Celakanya, Dana pun tidak benar-benar serius mengurus Persipasi. Niatnya juga tidak tulus. Di tangannya, yayasan Persipasi tidak produktif untuk menggaet uang dari pihak sponsor. [initial]
Bolaindo - Pemain Persipasi Berharap Cemas Tunggu Pembayaran Gaji (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gaji Belum Pasti, Skuad Persipasi Rancang Aksi Demo
Bola Indonesia 1 Agustus 2012, 09:00
-
Striker Persipasi Terancam Diusir Dari Apartemen
Bola Indonesia 1 Agustus 2012, 08:00
-
Pemain Persipasi Berharap Cemas Tunggu Pembayaran Gaji
Bola Indonesia 6 Juni 2012, 10:32
-
Kalah Tipis Dari Persik, Peluang Persipasi ke 8 Besar Tipis
Bola Indonesia 2 Juni 2012, 22:52
-
Diterpa Krisis Keuangan, Persipasi Tetap Fokus Hadapi Persik
Bola Indonesia 29 Mei 2012, 09:20
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR