
Meski bermain melawan tim yang levelnya tak sepadan, nyatanya Surabaya United justru kerepotan. Pada babak pertama, Surabaya United menurunkan sejumlah pemain andalan. Seperti Thomas Rian Bayu, Otavio Dutra, Fandi Eko utomo, Rudi Widodo dan Fitra Ridwan.
Meski hampir turun dengan kekuatan terbaik, nyatanya mereka mandul. Tak ada satupun gol yang berhasil diceploskan. Masuk babak kedua, komposisi pemain banyak dirombak. Ibnu memainkan sejumlah pemain seleksi.
Sebut saja nama Khomad Suharto (eks Persebaya 1927), Zainal Abidin (eks Persida), Abdul Ghofur (eks Persitara), Eljo Iba (eks Persegres), Herwin Tri Saputra (eks Persip Pekalongan) dan Ricky Nugroho (eks PPSM Magelang).
Bukan kemenangan yang mereka dapat. Skuat Surabaya United tersungkur malu oleh dua gol di PON Jatim. Kedua gol itu diceploskan Fahmi Al Ayuubi lewat eksekusi penalti, dan tendangan bebas Dendy Sulistyawan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikalahkan PON Jatim, Ini Argumen Pelatih Surabaya United
Bola Indonesia 19 Februari 2016, 20:15
-
Gede Datang, Surabaya United Kalah Memalukan
Bola Indonesia 19 Februari 2016, 20:10
-
Terancam Tanpa Pemain ISL, Tim PON Jatim Pusing
Bola Indonesia 12 Februari 2016, 13:31
-
Bola Indonesia 11 Februari 2016, 11:02

-
Tur ke Jateng, Persela Pakai Empat Pemain PON Jatim
Bola Indonesia 28 Januari 2016, 10:29
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR