Sejak Rabu (17/2) kemarin, Ibnu memang berusaha mendapatkan contact person kiper setinggi 180 cm tersebut. Sayang setelah dihubungi, tawaran Ibnu bertepuk sebelah tangan. Alasan bisnis lah yang membuat Fauzal enggan gabung dengan tim milik pengusaha Gede Widiade ini.
"Dia bisnis ternak ayam dan sawit," ungkap Ibnu kepada , Kamis (18/2) pagi. Penolakan ini membuat Ibnu harus memutar otak untuk mencari kiper baru.
Saat ini, skuat Surabaya United hanya memiliki satu kiper berpengalaman, yakni Thomas Rian Bayu. Meski masih berusia 25 tahun, jam terbang Thomas cukup tinggi. Tapi Ibnu jelas tak bisa mengandalkan Thomas seorang.
Ia pernah menjajal Dedi Iman dan Bayu Cahyo. Bayu dipulangkan karena dianggap kurang oke. Sedangkan Dedi sepertinya sedang fokus dengan bisnis barunya. "Kami sedang membidik seseorang. Kalau dia pasti datang, saya kabari, Mas," pungkas Ibnu (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Butuh Tambahan Banyak Pemain
Bola Indonesia 18 Februari 2016, 10:47
-
Surabaya United Gagal Rekrut Eks Persela
Bola Indonesia 18 Februari 2016, 10:10
-
Dana Minim, Surabaya United Rekrut Pemain Kelas Dua
Bola Indonesia 18 Februari 2016, 09:55
-
Dicari, Kiper Baru untuk Surabaya United
Bola Indonesia 17 Februari 2016, 18:11
-
Surabaya United CLBK dengan Mbamba
Bola Indonesia 17 Februari 2016, 18:08
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR